Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)
Fenomena pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan atau mal, dinyatakan pemerintah bukan terkait isu kerusuhan pada Agustus 2026 yang beredar lewat media sosial (medsos).
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu 5 Agustus 2026.
"Tidak ada kaitannya dengan hubungan seperti yang digulirkan kabar-kabar yang akan datang, tidak ada," kata Djamari.
Djamari menuturkan, pemasangan pagar di sejumlah mal, seperti di Surabaya dan Jakarta, merupakan kebijakan dari pengelola.
"Jadi semuanya itu adalah untuk kepentingan keamanan dari mereka sendiri. Tidak memiliki izin seperti yang dilakukan oleh beberapa tempat," kata Djamari.
"Saya tidak mau menyebutkan mal yang mana ya, tapi kira-kira pemerintah daerah setempat sudah melakukan penertiban," sambung Djamari.