Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Dekat Geng Solo, Wajar Tuntutan Pergantian Kapolri Listyo Makin Kuat

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 13:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Di ruang publik berkembang persepsi yang mengaitkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dengan pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) atau Geng Solo.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, persepsi tersebut menjadi salah satu faktor yang terus muncul dalam diskursus politik, meskipun penilaian mengenai independensi institusi Polri tetap harus didasarkan pada fakta dan kinerja, bukan semata-mata pada persepsi publik.

“Dalam politik, persepsi sering kali sama pentingnya dengan realitas. Ketika muncul anggapan bahwa seorang pejabat memiliki kedekatan dengan rezim sebelumnya, maka tuntutan perubahan biasanya akan semakin menguat, terlepas dari benar atau tidaknya persepsi tersebut,” kata Amir, dikutip Rabu 5 Agustus 2026.


Meski demikian, Amir mengingatkan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pergantian Kapolri.

Karena itu, menurutnya, seluruh spekulasi harus ditempatkan sebagai dinamika politik yang masih menunggu keputusan resmi.

“Dalam negara demokrasi, pergantian Kapolri hanya sah apabila dilakukan sesuai mekanisme konstitusional melalui usulan Presiden dan persetujuan DPR,” tutup Amir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya