Berita

Kegiatan Deklarasi Hari Kebangkitan Ekonomi Pancasila sekaligus peluncuran buku berjudul "Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan", di Auditorium Kantor RRI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa, 4 Agustus 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Bisnis

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemikiran Bapak Ekonomi Indonesia, Soemitro Djojohadikusumo, yang meletakkan fondasi awal ekonomi kerakyatan dan mendukung penuh gerakan koperasi sebagai pilar pembangunan, didorong untuk menjadi materi seleksi manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Demikian disampaikan Guru Besar Ekonomi Politik Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Didin S. Damanhuri, dalam Deklarasi Hari Kebangkitan Ekonomi Pancasila sekaligus peluncuran buku berjudul "Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan", di Auditorium Kantor RRI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa 4 Agustus 2026.

Didin mengatakan, program Koperasi Unit Desa (KUD) yang digagas pada masa Presiden ke-2 RI Soeharto, tercatat sebagai program yang didukung oleh Soemitro karena berorientasi kepada pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


"Menurut saya KUD itu salah satu kunci terjadinya swasembada pangan, mulai tahun 1984 selama 15 tahun. Dan di era sekarang ini, KMP (Koperasi Merah Putih)," kata Didin. 

Didin menjelaskan, jika berkaca dari negara-negara maju, program kesejahteraan rakyat seperti visi mengentaskan gizi buruk sudah dilakukan pada pertengahan awal abad 20, dengan membentuk koperasi sebagai kekuatan ekonominya.

"Koperasi yang sekarang ini di negara Skandinavia, Prancis, Jerman, itu 70 persen anggota itu aktif gerakan koperasi, tetapi tidak bisa instan," sambung Didin.

Di sisi lain, upaya Presiden Prabowo Subianto untuk menghidupkan kembali pemikiran Soemitro yang merupakan ayah kandungnya, masih dapat direalisasikan secara baik dan maksimal dengan memastikan SDM yang akan mengelola KDMP memahami konsep ekonomi kerakyatan Soemitro.

"Para manajer (KDMP) itu (harusnya mengikuti) pelatihan-pelatihan gerak berkoperasi. Bagaimana menyejahterakan bersama anggota, bukan individualistik, bukan basis individual," kata Didin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya