Berita

PM Thailand Anutin Charnvirakul dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Jadi Pemimpin Asing Pertama yang Terima Baret Merah Pasukan Khusus Tailan

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menerima penghargaan militer bergengsi dari Kerajaan Tailan berupa Medali Special Warfare Command, Royal Thai Army. 

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul kepada Prabowo dalam pertemuan keduanya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin malam, 3 Agustus 2026. 

Selain medali kehormatan, Prabowo juga menerima dekorasi militer berupa baret merah yang menjadi simbol kebanggaan Pasukan Khusus Tailan serta airborne aiguillette atau tali ornamen yang melambangkan keberanian, kesiapan menjalankan tugas, dan kehormatan. 


Penghargaan tersebut menjadikan Prabowo pemimpin asing pertama yang dianugerahi baret merah Pasukan Khusus Tailan.

Dalam pernyataan pers bersama, PM Anutin mengatakan Presiden Prabowo merupakan sosok prajurit yang mendapat penghargaan tinggi dari kalangan angkatan bersenjata Tailan. 

Karena itu, tanda kehormatan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Prabowo kepada bangsa dan negaranya.

“Oleh karena itu, angkatan bersenjata Tailan menyerahkan cenderamata kepada Bapak Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan,” ucap PM Anutin.

Menanggapi penganugerahan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah Kerajaan Tailan. 

Dia mengaku penghargaan itu merupakan kehormatan yang tidak pernah diduganya dan memiliki makna penting sebagai simbol kepercayaan serta persahabatan yang telah lama terjalin antara Jakarta dan Bangkok.

“Penghargaan ini di luar dugaan saya dan saya anggap sebagai cerminan dari kepercayaan, persahabatan, saling menghormati dan eratnya hubungan antara Indonesia dan Tailan,” kata Prabowo.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya