Berita

Presidium Majelis Arah Indonesia (MAI) yang juga Tokoh Gerakan 212, Ustaz Slamet Maarif (Foto: RMOL)

Nusantara

Presidium Majelis Arah Indonesia Nilai Istilah LGSP Lebih Mudah Dipahami Masyarakat

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 10:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presidium Majelis Arah Indonesia (MAI), Ustaz Slamet Maarif menilai penggunaan istilah LGSP atau Lesbi, Gay, Sodomi, dan Pencabulan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) yang tengah disiapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) lebih mudah dipahami masyarakat.

Menurutnya, pemilihan istilah tersebut penting agar tujuan pembentukan regulasi dapat dipahami secara luas oleh publik.

“Saya pikir penggunaan LGSP lebih mudah dimengerti masyarakat dan mudah diterapkan saat ini,” kata Ustaz Slamet kepada RMOL, Selasa, 4 Agustus 2026.


Tokoh gerakan 212 itu menilai penggunaan istilah yang sederhana akan memudahkan proses sosialisasi dan penerapan aturan apabila nantinya disahkan menjadi undang-undang.

Ustaz Slamet berharap istilah LGSP tetap dipertahankan dalam penyusunan naskah RUU. Menurutnya, penggunaan istilah yang mudah dipahami dapat mencegah munculnya multitafsir di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, kemudahan masyarakat dalam memahami istilah yang digunakan dalam sebuah regulasi menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung efektivitas penerapan undang-undang.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya