Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa). (Foto: istimewa)
Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa). (Foto: istimewa)
Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menyebut secara konseptual istilah "Kabinet Bayangan" justru mengecilkan potensi kelompok masyarakat sipil itu sendiri. Nama tersebut dinilai secara tidak langsung menunjukkan keterbatasan karena sifat dasar sebuah bayangan yang hanya bisa pasrah mengikuti objek aslinya.
"Pada prinsipnya, saya melihat Kabinet Bayangan ini justru secara tidak langsung mengakui bahwa mereka tidak punya agenda sendiri. Mereka seolah memposisikan diri hanya untuk bereaksi terhadap kebijakan penguasa," kata Hensa, Kamis, 30 Juli 2026.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58
Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55
UPDATE
Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21
Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02
Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45
Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30
Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16
Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59
Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54
Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28
Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13
Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43