Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tantang KAI dan Menhub Wujudkan Trans Sumatra hingga Trans Kalimantan

KAMIS, 30 JULI 2026 | 14:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menantang PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk mempercepat pembangunan jaringan perkeretaapian nasional yang mampu menghubungkan pulau-pulau besar di Indonesia. 

Ambisi tersebut disampaikan saat meresmikan revitalisasi tahap pertama Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.

Di hadapan jajaran pemerintah dan insan perkeretaapian, Prabowo menegaskan Indonesia sebagai negara besar tidak boleh memiliki visi yang sempit. 


Menurutnya, seluruh pemimpin, pejabat, hingga petugas harus memiliki keberanian bermimpi besar agar pembangunan nasional mampu melompat jauh ke depan.

"Bangsa kita besar. Jadi saya minta semua pejabat, petugas, dan pemimpin berpikir besar, berhati besar. Jangan berpikir kerdil, jangan berpikir kecil. Semangat besar, cita-cita besar. Gantungkan cita-cita kita setinggi langit. Itu kata-kata Presiden kita yang pertama. Kalau tidak sampai ke langit, minimal kita jatuh di antara bintang-bintang, Saudara-saudara," ujar Prabowo.

Kepala Negara kemudian mengungkapkan gagasan pembangunan Trans Sumatra Railway yang membentang dari ujung selatan hingga utara Pulau Sumatra. 

Bahkan, secara spontan ia meminta komitmen KAI dan Menteri Perhubungan untuk mewujudkan proyek strategis tersebut sebagai tonggak baru konektivitas nasional.

"Habis ini Trans Sumatra Railway, dari Bandar Lampung, ya. Mana titik yang paling selatan? Titik yang paling selatan, Merak, Bakauheni, sampai titik yang paling utara. Bisa KAI? Bisa, Menhub?" kata Prabowo.

Tak berhenti di Sumatra, Prabowo juga mengarahkan pandangannya ke Pulau Kalimantan. 

"Tugas harus dikasih yang berat, jangan dikasih yang ringan-ringan. Habis Trans-Sumatera nanti Trans-Kalimantan, Indonesia negara besar, makmur, kita buktikan," tegasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya