Berita

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Gibran Persilakan Kabinet Bayangan Kawal Pemerintah secara Kritis

RABU, 29 JULI 2026 | 14:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menghormati berbagai bentuk kritik, kajian, hingga inisiatif masyarakat yang turut mengawasi jalannya pemerintahan, termasuk pembentukan kabinet bayangan oleh kelompok masyarakat sipil.

"Saya menghormati setiap hasil survei, kajian, maupun analisis yang disampaikan oleh lembaga-lembaga yang kredibel," ujar Gibran lewat keterangan resminya, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurutnya, dalam sistem demokrasi, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, memberikan kritik, serta ikut mengawal kinerja pemerintah. Gibran menilai partisipasi publik menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pemerintahan agar tetap berjalan sesuai harapan masyarakat.


"Semua itu merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat," katanya.

Lebih lanjut, Gibran menegaskan kritik dan pengawasan publik akan menjadi bahan evaluasi apabila disampaikan secara objektif, berbasis data, dan berorientasi pada solusi.

Ia menyebut pemerintah memiliki kewajiban untuk terus memperbaiki kinerja, membuka ruang dialog, serta memastikan setiap kebijakan yang diambil memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Karena tugas pemerintah adalah bekerja dengan lebih baik, mendengar lebih banyak, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Gibran berharap keterbukaan terhadap kritik dan masukan publik dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

"Dengan semangat itulah, kualitas tata kelola pemerintahan akan terus meningkat, demokrasi Indonesia akan semakin matang, dan kepercayaan publik dapat terus dijaga melalui kerja nyata, keterbukaan, serta akuntabilitas," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya