Berita

Pelantikan Ikatan Alumni (IKA) Teknik Planologi Universitas Islam Bandung (Unisba). (Foto: Istimewa)

Nusantara

IKA Planologi Unisba Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Egi Hergiana Fokus Bangun Kajian Berbasis Riset
SELASA, 28 JULI 2026 | 15:14 WIB | LAPORAN: SAEFUL ZAMAN

Ikatan Alumni (IKA) Teknik Planologi Universitas Islam Bandung (Unisba) resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026–2031. 

Egi Hergiana dipercaya memimpin organisasi alumni tersebut dengan membawa agenda memperkuat jejaring alumni sekaligus mendorong lahirnya berbagai kajian strategis bagi pemerintah.

Pelantikan pengurus IKA Teknik Planologi Unisba digelar di Bandung, Jawa Barat, Minggu 26 Juli 2026. Usai dilantik, Egi menegaskan kepengurusan baru akan diarahkan untuk membangun organisasi alumni yang adaptif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan wilayah dan kota di Indonesia.


"Kami ingin membangun eksistensi IKA Planologi sekaligus menghadirkan gagasan-gagasan yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam pembangunan," kata Egi dalam keterangan tertulis, Selasa 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah program prioritas telah disiapkan untuk lima tahun ke depan. Di antaranya pembangunan basis data alumni yang terintegrasi, penguatan komunikasi lintas angkatan, penyelenggaraan forum ilmiah dan peningkatan kapasitas alumni, perluasan jejaring dengan pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi, hingga penyusunan kajian strategis mengenai perencanaan wilayah dan kota.

Menurut Egi, potensi alumni Teknik Planologi Unisba sangat besar karena telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari birokrasi, akademisi, konsultan, pengusaha hingga profesional di berbagai bidang.

"Potensi besar ini harus dipersatukan dalam jejaring yang kuat agar dapat memberikan kontribusi bagi almamater, anggota, maupun pembangunan bangsa," ujarnya.

Egi menegaskan, setiap pandangan maupun kritik yang akan disampaikan IKA Planologi Unisba kepada pemerintah akan didasarkan pada hasil kajian akademik, bukan sekadar opini.

Karena itu, kepengurusan baru membentuk tim riset yang melibatkan guru besar dan dosen untuk mengkaji setiap gagasan sebelum dipublikasikan.

"Saya dibantu tim riset yang terdiri dari guru besar dan dosen. Baik gagasan yang berasal dari internal maupun eksternal akan dikaji terlebih dahulu sebelum disampaikan kepada publik maupun pemerintah," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya