Berita

Ilustrasi bentrokan. (Foto: Istimewa)

Presisi

Tiga Orang Alami Luka Bacok Buntut Bentrok Debt Collector dan Petugas Parkir

SENIN, 27 JULI 2026 | 05:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tiga orang dikabarkan mengalami luka bacok akibat bentrok yang terjadi antara debt collector dan valet atau petugas parkir di halaman parkir kafe kawasan Jalan Basuki Rahmat, Genteng, Surabaya, Sabtu dini hari, 25 Juli 2026.

Tiga korban luka-luka itu, dua orang dari pihak petugas parkir dan satu orang dari pihak debt collector akibat terkena senjata tajam temannya. 

Berdasarkan informasi, bentrokan bermula saat debt collector mendatangi parkiran kafe Jalan Basuki Rahmat pada Sabtu dini hari. Mereka bermaksud menarik mobil milik salah satu pegawai kafe.


Namun, pihak debt collector diduga saat itu belum bisa menunjukkan suratnya. Kemudian dibantu mediasi dengan petugas parkir dan sekuriti. 

Namun ujung-ujungnya pihak debt collector dan valet sama-sama tersinggung. Tak lama kemudian terjadi bentrok antara debt collector dan petugas parkir. 

Awalnya saling serang atau saling pukul menggunakan tangan. Namun, pihak debt collector diduga membawa sajam melakukan pembacokan.

Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya membenarkan adanya kejadian bentrokan di area parkir kafe Jalan Basuki Rahmat tersebut.

"Yang terlibat ricuh valet sama debt collector. Jadi yang kena korban anak valet. Yang laporan dari pihak valet," kata Iptu Vian, Minggu 27 Juli 2026.

Iptu Vian menegaskan untuk pelaku pembacokan masih dalam proses penyelidikan. 

"Masih proses lidik," kata Iptu Vian.

Sementara usai kejadian bentrokan tersebut, pihak korban yang mengalami luka bacok diduga merupakan kelompok salah satu peguruan silat. 

Pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, massa diduga dari teman kelompok korban valet melakukan sweeping kelompok DC di jalanan dan markas debt collector di Surabaya. 

Kelompok teman valet dari peguruan silat dikabarkan nyaris bentrok dengan kelompok debt collector di kawasan Jalan Pandegiling, Jalan Teuku Umar dan Jalan Diponegoro Surabaya. Namun aksi tersebut dapat dicegah atau dilerai oleh pihak Polrestabes Surabaya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya