Berita

Putra Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Troy Harold Yohanes Pantouw, Romeo Matthew Pantouw. (Foto: Humas OIKN)

Hukum

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

MINGGU, 26 JULI 2026 | 20:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Troy Harold Yohanes Pantouw terungkap sempat berkomunikasi dengan keluarga sebelum ditemukan meninggal dunia di rumah dinasnya, Sabtu, 25 Juli 2026.

Putra almarhum, Romeo Matthew Pantouw, mengatakan keluarga masih sempat berkomunikasi dengan Troy melalui panggilan suara.

"Pada jam 12 malam sebelumnya kami sempat voice call, conference call satu keluarga karena memang sudah menjadi kebiasaan kami berdoa bersama setiap malam," kata Romeo, Minggu, 26 Juli 2026.


Menurut Romeo, saat itu kondisi ayahnya terlihat sehat dan dapat berbicara seperti biasa. Ia menyebut Troy hanya mengeluhkan flu dan badan kurang enak dalam beberapa hari terakhir.

"Beliau memang akhir-akhir ini merasakan flu, kurang enak badan. Tidak ada penyakit yang serius. Tapi kemudian kami mendapat kabar saat beliau tidur sudah tidak bernapas lagi," ujarnya.

Keesokan paginya, sopir Troy telah bersiap mengantarnya menghadiri agenda di kawasan IKN. Namun hingga menjelang siang, Troy tak kunjung keluar dari rumah dinas.

Driver kemudian menghubungi istri dan keluarga. Setelah berbagai upaya menghubungi tidak membuahkan hasil, petugas pemadam kebakaran dipanggil untuk membuka pintu rumah dinas yang terkunci dari dalam.

"Akhirnya dipanggil pemadam kebakaran untuk mendobrak pintu karena passcode yang kami masukkan tidak bisa. Setelah itu beliau ditemukan sudah tidak bernapas," tutur Romeo.

Troy kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Hermina IKN. Namun, tim medis menyatakan nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Romeo mengatakan hingga kini keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti meninggalnya sang ayah. Meski demikian, informasi awal yang diterima keluarga menyebut tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan pada tubuh almarhum.

"Yang kami dengar, kematiannya secara wajar. Tidak ada lebam, tidak ada tanda-tanda kekurangan oksigen. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang, kepada Polri, dan kami yakin mereka bekerja keras mengungkap peristiwa ini," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya