Berita

Representative Image (Foto: AI)

Dunia

Wabah Cyclosporiasis Meluas di AS, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

MINGGU, 26 JULI 2026 | 16:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wabah infeksi parasit Cyclospora di Amerika Serikat kian mengkhawatirkan setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan penyebarannya telah meluas ke sembilan negara bagian. 

Wabah yang diduga terkait dengan konsumsi selada iceberg cincang itu menjadi kejadian cyclosporiasis terbesar yang tercatat di AS sepanjang tahun 2026.

Empat negara bagian terbaru yang masuk dalam daftar wilayah terdampak adalah Illinois, Kansas, Oklahoma, dan Pennsylvania. 


Keempatnya bergabung dengan Indiana, Kentucky, Ohio, West Virginia, serta Michigan yang menjadi episentrum penyebaran. 

Cyclospora merupakan parasit mikroskopis yang umumnya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan serius, termasuk diare berat yang dalam sejumlah kasus memerlukan perawatan di rumah sakit.

Meski demikian, hingga kini belum ada laporan kematian akibat infeksi tersebut.

CDC mencatat sedikitnya 1.947 orang yang terinfeksi Cyclospora mengaku sempat menyantap makanan di jaringan restoran Taco Bell di sembilan negara bagian tersebut. 

Kasus yang berkaitan dengan selada iceberg mulai teridentifikasi sejak 22 Juni hingga 20 Juli. Jumlah itu diperkirakan masih dapat bertambah karena data federal masih tertinggal dibandingkan laporan dari masing-masing negara bagian.

Penyelidikan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengarah pada selada iceberg cincang yang dipasok Taylor Farms dari fasilitasnya di Guanajuato, Meksiko. 

Pekan lalu, Taylor Farms menarik secara sukarela seluruh produk selada iceberg dari fasilitas tersebut, sementara Taco Bell menghentikan penggunaan produk yang diduga terkontaminasi di seluruh gerainya yang terdampak.

Meski otoritas kesehatan Meksiko menyatakan hasil uji terhadap sampel selada dan air dari fasilitas tersebut negatif Cyclospora, FDA tetap berpegang pada hasil investigasinya. 

"FDA masih menganggap selada iceberg perusahaan tersebut sebagai kemungkinan sumber wabah," bunyi pernyataan tersebut dikutip Minggu, 26 Juli 2026.

Sementara itu, FDA juga masih menyelidiki wabah Cyclospora lain yang diduga berkaitan dengan produk pangan berbeda yang hingga kini belum diidentifikasi.

Di tengah meningkatnya perhatian publik, Presiden Donald Trump ikut menyinggung wabah tersebut. 

"AS akan mengenakan 'tarif besar' pada Meksiko 'karena selada itu','" kata Trump pada Jumat, meski belum jelas apakah pernyataan itu disampaikan secara serius. 

Di sisi lain, Taylor Farms juga menuai kritik karena dianggap kurang transparan dalam menyampaikan informasi penarikan produk kepada konsumen, bahkan sempat mengklaim FDA telah meminta maaf atas hasil uji positif palsu sebelum akhirnya diklarifikasi dan dibantah oleh badan tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya