Berita

Ilustrasi. (Foto: Instagram detiknewsofficial/Edi Wahyono)

Presisi

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

MINGGU, 26 JULI 2026 | 00:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Jawa Barat sedang menyelidiki kasus kematian satpam Sumarna (40) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tangan terborgol di sekitar Perairan Waduk Jatiluhur, tepatnya di kawasan Tanggul Kayat, Desa Kembang Kuning, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

“Benar, peristiwa tersebut sedang ditangani oleh Polres Purwakarta. Penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, menganalisis rekaman CCTV, serta menunggu hasil autopsi," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu 25 Juli 2026.

Lanjut dia, korban pertama kali ditemukan oleh seorang satpam yang melihat tubuh korban tenggelam di perairan.


Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga setempat lalu diteruskan kepada aparat kepolisian. 

Sumarna sendiri merupakan petugas keamanan di kawasan Tanggul Kayat dan sempat dicari oleh rekan kerjanya karena sejak dini hari tidak dapat dihubungi.

Saat dievakuasi, korban ditemukan dalam posisi telungkup di perairan. Petugas juga mendapati kedua tangan korban terborgol ke belakang. 

"Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi, dan mengevakuasi jenazah untuk dilakukan autopsi," jelasnya.

Hendra pun mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya