Berita

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Yadyn. (Foto: Istimewa)

Hukum

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

SABTU, 25 JULI 2026 | 21:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Yadyn ikut mengawal proses pemindahan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah ke Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat malam 24 Juli 2026.

Yadyn mendampingi Febrie menuju mobil tahanan sebelum diberangkatkan ke rutan KPK usai menjalani proses penahanan.

Dikonfirmasi, Yadyn membenarkan dirinya ikut mengantar mantan Jampidsus tersebut hingga ke rumah tahanan KPK. 


"Iya membawa ke rutan KPK," kata Yadin kepada wartawan, Sabtu 25 Juli 2026.

Penugasan tersebut menambah daftar pengalaman Yadyn dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. 

Saat ini ia menjabat sebagai Kajari Jember dan memimpin penanganan sejumlah perkara yang menjadi sorotan di Kabupaten Jember, mulai dari dugaan korupsi dana sosialisasi rancangan peraturan daerah (sosraperda), perkara BPJS, hingga kasus dugaan korupsi di Bank Jatim.

Dalam perkara dugaan korupsi di salah satu bank plat merah itu, Kejari Jember belum lama ini menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan. 

Sebelumnya, perkara Sosraperda yang ditangani Kejari Jember juga berujung pada putusan bersalah terhadap mantan Wakil Ketua DPRD Jember.

Sebelum dipercaya memimpin Kejari Jember, Yadyn memiliki pengalaman panjang menangani perkara korupsi di tingkat nasional. 

Saat bertugas sebagai penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung, ia tercatat pernah menangani sejumlah perkara besar, di antaranya kasus Jiwasraya dan Duta Palma.

Setelah bertugas di KPK, Yadyn dipercaya menjadi penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, kemudian menjabat Koordinator di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya