Berita

Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat memasuki ruang Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Ahmad Muzani: Persatuan Umat Jadi Kunci Atasi Ketertinggalan Ekonomi dan SDM

JUMAT, 24 JULI 2026 | 20:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan persatuan umat Islam merupakan kunci utama untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa, mulai dari ketertinggalan ekonomi umat hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM). 

Pesan itu ia sampaikan saat membuka Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026.

Muzani mengajak peserta kongres menjadikan sejarah sebagai pelajaran. Ia mengingatkan bahwa Kongres Umat Islam pertama yang digelar di Yogyakarta pada Februari 1943 - di bawah kepemimpinan KH Hasyim Asy'ari - lahir di tengah situasi penuh ketidakpastian saat Indonesia berada dalam masa transisi penjajahan Belanda ke Jepang. 


Di tengah kegelisahan tersebut, para ulama dan tokoh Islam berhasil menyatukan perbedaan pandangan serta membangun tekad bersama untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menurut Muzani, semangat persatuan yang menjadi fondasi Kongres Umat Islam sejak 1943 tetap relevan hingga saat ini. Ia menilai tantangan yang dihadapi bangsa memang berbeda, namun hanya dapat diselesaikan apabila umat mampu memperkuat kebersamaan.

"Dari kongres pertama hingga ke-8 hari ini, inti utamanya adalah bagaimana menyatukan komponen umat Islam sebagai bagian terbesar di Indonesia. Sebab, jika umat Islam bersatu, bangsa berdaulat, maka negara pasti akan kuat," kata Muzani.

Ia menegaskan, persatuan tidak hanya penting dalam menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi modal untuk mengatasi berbagai persoalan strategis. Muzani mencontohkan tantangan di sektor pendidikan, seperti kekurangan sekitar 550 ribu guru serta persoalan yang dihadapi sejumlah pondok pesantren, yang menurutnya dapat diatasi melalui kolaborasi dan kebersamaan umat.

"Kalau kita bersatu, maka problem sumber daya manusia yang sekarang ini dipikirkan, misalnya kita kekurangan guru katanya sampai lima ratus lima puluh ribu, bisa diselesaikan," ujarnya.

Muzani menambahkan bahwa umat dan bangsa merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, ia berharap KUII VIII menjadi momentum memperkuat persatuan agar umat Islam dapat berkontribusi lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan nasional.

"Kalau umat bersatu, maka semua masalah akan bisa ditangani dengan baik. Semua problem akan bisa diatasi seberat apa pun dengan ringan karena kita semua menghadapi masalah yang sama, cara pandang yang sama," tutupnya.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya