Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani di gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan. (Foto: RMOL)

Nusantara

Ambruknya SDN 09 Jadi Momentum Evaluasi Dinas Pendidikan DKI

JUMAT, 24 JULI 2026 | 18:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani menilai ambruknya gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta beserta jajarannya.

Menurut Rani, evaluasi tidak hanya ditujukan kepada pimpinan dinas, tetapi juga seluruh rantai birokrasi yang terlibat dalam pengelolaan dan pengawasan sarana pendidikan.

"Kalau evaluasi semua SKPD juga perlu kita evaluasi. Tapi kan ini tidak serta-merta. Disdik itu kan banyak jajarannya ke bawah. Ada Sudin, ada tim. Bukan membela Kadis atau apa pun, tapi kerja ini berantai, meski tanggung jawab ada di pimpinan," kata Rani kepada RMOL saat ditemui di lokasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jumat, 24 Juli 2026.


Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, tetap ada unsur kelalaian yang harus ditelusuri dalam kasus ambruknya bangunan sekolah tersebut. Salah satunya terkait minimnya informasi kepada masyarakat mengenai kondisi bangunan yang dinilai membahayakan.

"Yang pasti ada kelalaian. Sudin harusnya menutup atau memberi tahu ke publik bahwa sekolah ini dalam proses pembangunan," ujarnya.

Meski demikian, Rani mengapresiasi kepedulian masyarakat yang ikut menyuarakan persoalan tersebut hingga akhirnya mendapat perhatian pemerintah.

"Tapi tidak apa-apa, dengan peran serta masyarakat memviralkan ini, kita jadi belajar agar ke depan semakin baik," katanya.

Rani menambahkan, DPRD DKI Jakarta juga tengah melakukan pembahasan khusus mengenai ambruknya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dalam rapat kerja bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Sekarang kami juga sedang ada rapat kerja. Sudah dipanggil. Dalam rangkaian rapat kerja juga dibahas soal ambruknya SDN 09 ini," pungkasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya