Berita

Menkes AS Robert F. Kennedy Jr. (Foto: X)

Dunia

Menkes AS Klaim Wabah Diare Akibat Parasit Cyclospora Sudah Terkendali

JUMAT, 24 JULI 2026 | 14:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Kesehatan (Menkes) Amerika Serikat, Robert F. Kennedy Jr., mengklaim wabah diare akibat infeksi parasit Cyclospora yang telah menjangkiti ribuan warga mulai dapat dikendalikan. 

Wabah Cyclosporiasis telah berlangsung selama lebih dari dua bulan. Di negara bagian Michigan saja sedikitnya 7.000 orang dilaporkan terinfeksi, sementara data resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) baru mencatat hampir 4.200 kasus terkonfirmasi. 

Meski demikian, Kennedy menegaskan situasi masih berada dalam kendali pemerintah. 


"Wabah siklosporiasis yang sedang berlangsung telah terkendali," kata Kennedy, seraya menyebut kritik bahwa pemangkasan lembaga federal menghambat investigasi sama sekali tidak benar.

Pernyataan tersebut tidak sepenuhnya sejalan dengan pandangan para pakar keamanan pangan. 

Co-Director Minnesota Integrated Food Safety Center of Excellence, Craig Hedberg menilai pemotongan anggaran telah menggerus kemampuan pemerintah merespons wabah secara cepat. 

"Sulit untuk mengukur secara tepat, tetapi jelas bahwa pemotongan pendanaan federal selama setahun terakhir telah mengurangi kemampuan kami untuk menanggapi wabah seperti ini," ujarnya.

Di tengah penyelidikan, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) serta CDC sempat menyatakan selada iceberg cincang dari Taylor Farms positif mengandung parasit Cyclospora. 

Namun hasil tersebut kemudian ditarik karena dinyatakan sebagai false positive.

Perubahan hasil laboratorium itu memicu kebingungan publik. Ketua Ilmu Pangan Rutgers University, Donald Schaffner, bahkan menyebut insiden tersebut sebagai kesalahan yang cukup besar meski ia menilai produk itu tetap menjadi salah satu sumber yang paling mungkin menyebabkan wabah.

Juru bicara HHS, Emily Hilliard, membantah tudingan bahwa pemerintah tidak transparan dalam menangani kasus tersebut. 

Menurutnya, FDA telah berkoordinasi dengan Taylor Farms selama proses investigasi dan tetap mengerahkan seluruh sumber daya kesehatan masyarakat. 

""FDA dan CDC terus bekerja sama untuk menggunakan setiap alat kesehatan masyarakat yang tersedia untuk mengidentifikasi sumber tambahan wabah dan menginformasikan tindakan kesehatan masyarakat yang cepat," tegasnya. 

Sementara itu, mantan Direktur National Center for Emerging and Zoonotic Infectious Diseases CDC, Daniel Jernigan, mengungkapkan bahwa divisi penyakit parasit kehilangan sekitar seperempat personelnya setelah pemangkasan dana federal. 

Kondisi itu, menurutnya, mengurangi kemampuan CDC merespons keadaan darurat. 

"Pada awal respons ini, pemotongan anggaran karena pendanaan USAID membuat divisi tersebut kurang mampu merespons dengan cepat, dan itu bukan hal yang rumit. Hanya saja jumlah personelnya lebih sedikit, sehingga cadangannya tidak mencukupi," ujarnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya