Berita

Gedung Danantara (Dokumen RMOL)

Bisnis

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

JUMAT, 24 JULI 2026 | 12:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Danantara Indonesia resmi memulai pembentukan perusahaan manajemen aset berskala besar melalui konsolidasi empat manajer investasi BUMN. 

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Share Purchase Agreement (SPA) oleh PT Danantara Asset Management (DAM) atas PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, PT BNI Asset Management, dan PT PNM Investment Management.

Dengan transaksi tersebut, pengendalian keempat perusahaan resmi beralih ke DAM. Secara gabungan, mereka mengelola dana atau Asset Under Management (AUM) lebih dari Rp170 triliun per Juni 2026.


Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan langkah ini bukan sekadar transaksi saham, melainkan awal pembentukan institusi manajemen investasi nasional yang lebih kuat.

"Ini merupakan langkah besar untuk memperkuat industri manajemen investasi nasional. Keempat perusahaan ini memiliki pengalaman, jaringan, dan kapabilitas yang kuat, serta secara kolektif mengelola dana lebih dari Rp170 triliun," ujar Dony, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 24 Juli 2026.

Menurutnya, seluruh kekuatan tersebut akan diintegrasikan melalui strategi dan tata kelola yang lebih baik agar mampu tumbuh lebih kompetitif dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi, Hardiyanto Pilia, menilai konsolidasi ini menjadi fondasi penting bagi lahirnya perusahaan manajemen investasi nasional berskala besar.

"Konsolidasi ini merupakan langkah strategis untuk membangun institusi manajemen investasi nasional yang memiliki skala, kapabilitas, dan tata kelola yang semakin kuat," ujar Hardiyanto.

DAM menyatakan proses integrasi akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap regulasi, serta menjaga kesinambungan layanan bagi nasabah dan mitra usaha.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya