Berita

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Nasdem, Erna Sari Dewi. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Labuan Bajo Bakal Ramai Wisatawan, DPR Minta Pemeriksaan Kapal Tak Boleh Longgar

JUMAT, 24 JULI 2026 | 09:56 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Meningkatnya aktivitas wisata pada musim liburan harus diimbangi dengan pengawasan ketat terhadap transportasi laut, terutama di destinasi unggulan seperti Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Pemeriksaan kelaikan kapal atau ramp check dinilai perlu dilakukan secara rutin untuk mencegah kecelakaan akibat kelebihan kapasitas penumpang maupun kelalaian terhadap standar keselamatan.

Menurut Anggota Komisi V DPR RI Erna Sari Dewi, pengawasan terhadap kapal wisata tidak boleh hanya bersifat administratif.


"Ramp check harus benar-benar dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan. Jangan sampai ada kapal yang overload demi mengejar keuntungan. Alat-alat keselamatan penumpang juga harus dipastikan lengkap dan berfungsi," kata Erna dalam keterangan yang diterima, Jumat, 24 Juli 2026. 

Erna menilai aspek keselamatan menjadi syarat utama bagi Labuan Bajo yang kini dipromosikan sebagai destinasi wisata kelas dunia. Tingginya kunjungan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara yang datang untuk menikmati wisata bahari, harus diiringi sistem keselamatan yang memadai.

"Labuan Bajo ini sudah menjadi destinasi wisata kelas dunia. Maka yang harus kita jaga adalah aspek keselamatannya. Orang akan berwisata dengan nyaman ketika mereka merasa aman berada di sini," ujarnya.

Selain pengawasan kapal wisata, Erna juga menyoroti masih terbatasnya fasilitas dan peralatan Basarnas di Manggarai Barat. Menurutnya, destinasi wisata bertaraf internasional semestinya didukung kemampuan pencarian dan pertolongan yang memenuhi standar keselamatan dunia.

Ia juga meminta pemerintah membenahi tata kelola pelabuhan. Salah satunya dengan memperbaiki pengaturan alur kapal dan memisahkan jalur kapal pinisi wisata, kapal penumpang, serta kapal lainnya agar aktivitas di pelabuhan lebih tertib dan aman.

Berdasarkan data yang disampaikan Erna, sekitar 68 persen wisatawan yang datang ke Manggarai Barat merupakan wisatawan bahari, dengan mayoritas wisatawan mancanegara memilih aktivitas menyelam (diving). 

Kondisi tersebut, menurutnya, semakin memperkuat pentingnya peningkatan pengawasan dan sistem keselamatan transportasi laut di kawasan Labuan Bajo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya