Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo: Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina Tidak Bisa Ditawar

JUMAT, 24 JULI 2026 | 09:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina merupakan prinsip politik luar negeri yang tidak dapat ditawar.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis malam, 23 Juli 2026.

Prabowo menyebut pemerintahannya mengedepankan prinsip the good neighbor atau menjadi tetangga yang baik bagi seluruh negara.  
Kendati demikian, ada satu hal yang tidak bisa ditawar yakni dukungan RI untuk kemerdekaan Palestina. 

Kendati demikian, ada satu hal yang tidak bisa ditawar yakni dukungan RI untuk kemerdekaan Palestina. 

"Saya katakan politik luar negeri Indonesia yang dipimpin Prabowo Subianto, politik kita menjadi tetangga yang baik. The good neighbor. Kita baik sama semua kekuatan. Tapi yang tidak bisa tawar-menawar, kemerdekaan Palestina," tegas Prabowo.

Menurut Kepala Negara, posisi Indonesia sebagai negara non blok menjadi modal penting dalam menjalankan politik luar negeri yang independen. 

Dengan prinsip tersebut, Indonesia dapat menghormati semua negara sekaligus tetap menjaga kedaulatan dalam menentukan sikap.

"Begitu saya dilantik, politik luar negeri Indonesia, kita bersyukur bahwa kita non blok. Kita hormati semua negara, semua kekuatan, saudara-saudara. Kita ingin bebas aktif. Kita baik semua. Kita ingin baik sama semua kekuatan. Tapi kita tidak mau diganggu," ujar Prabowo.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya