Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Wall Street Rontok, Dow Jones Ambles 500 Poin

JUMAT, 24 JULI 2026 | 08:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kenaikan tajam harga minyak akibat memanasnya konflik di Timur Tengah memicu aksi jual besar-besaran di bursa saham Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis, 24 Juli 2026, waktu setempat.

Di saat yang sama, laporan keuangan Alphabet dan Tesla yang mengecewakan semakin membebani sentimen investor, terutama di sektor teknologi.

Pada penutupan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 506,93 poin atau 0,97 persen ke level 51.711,65. Sementara S&P 500 melemah 1,21 persen menjadi 7.408,30, sedangkan Nasdaq Composite memimpin penurunan dengan anjlok 2,15 persen ke 25.137,69.


Pelemahan Nasdaq dipicu oleh jatuhnya saham-saham teknologi berkapitalisasi besar. Saham Alphabet, induk Google, merosot sekitar 7 persen setelah perusahaan menaikkan proyeksi belanja modal (capital expenditure/capex) untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI). Investor khawatir lonjakan investasi tersebut akan terus menekan arus kas dan profitabilitas perusahaan. Di sisi lain, saham Tesla anjlok 14 persen setelah membukukan laba kuartalan yang jauh di bawah ekspektasi serta mencatat arus kas bebas (free cash flow) negatif.

Tekanan terhadap pasar semakin besar setelah harga minyak mentah Brent yang jadi acuan internasional, melonjak tajam hingga mencapai 100 Dolar AS. Kenaikan ini dipicu oleh serangan kelompok Houthi terhadap dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah serta ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menyerang infrastruktur Iran.

Lonjakan harga energi juga mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun sempat menembus 4,7 persen, sedangkan tenor dua tahun mencapai sekitar 4,37 persen. Pasar kini memperkirakan peluang lebih dari 80 persen bahwa Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga pada September.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya