Berita

Anggota Komisi XII DPR RI Yulian Gunhar. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

JUMAT, 24 JULI 2026 | 01:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi XII DPR RI Yulian Gunhar mengapresiasi keberhasilan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menemukan tambahan produksi minyak dari Sumur Menggala South-21 yang memiliki potensi produksi awal sebesar 2.035 barel minyak per hari (BOPD).

Menurut Gunhar, keberhasilan tersebut menjadi kabar baik di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi migas nasional dan memperkuat ketahanan energi.

"Keberhasilan ini patut diapresiasi. Ini membuktikan potensi migas Indonesia masih besar dan kegiatan eksplorasi harus terus didorong," kata Gunhar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 23 Juli 2026. 


Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pemerintah mengabaikan persoalan yang masih membelit sektor hulu migas. Dia menilai kondisi di lapangan masih menunjukkan tantangan yang tidak ringan.

Gunhar menyoroti tren penurunan produksi di sejumlah blok migas utama, seperti Blok Rokan dan Blok Cepu. Selain itu, berbagai gangguan infrastruktur juga dinilai turut menghambat upaya peningkatan lifting nasional.

Beberapa di antaranya, kata dia, putusnya pipa transmisi gas TGI hingga dua kali pada awal tahun, penghentian operasi ratusan rig Pertamina, kerusakan pembangkit listrik MCTN yang menopang pompa angguk, kebakaran switchgear dan transformator di fasilitas produksi, kebocoran pipa bawah laut, hingga kerusakan jaringan pipa di Aceh dan Sumatera Utara akibat bencana.

"Penemuan cadangan baru memang penting, tetapi tidak akan optimal jika fasilitas produksi dan infrastruktur migas sering mengalami gangguan. Pemerintah harus bergerak cepat memastikan keandalan infrastruktur agar produksi tidak terus terganggu," ujarnya.

Legislator PDIP itu meminta pemerintah bersama SKK Migas dan seluruh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fasilitas produksi migas nasional. Menurutnya, setiap gangguan harus segera ditangani agar tidak berdampak pada target lifting minyak dan gas.

"Ketahanan energi tidak hanya bergantung pada keberhasilan eksplorasi, tetapi juga pada kemampuan menjaga aset-aset produksi tetap andal. Karena itu, percepatan pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur harus menjadi prioritas," pungkasnya.  

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya