Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: DPP PKB)

Politik

Prabowo Sebut Ada Tiga Kancil di Indonesia: Gus Imin, Dasco, dan Bahlil

KAMIS, 23 JULI 2026 | 21:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto melontarkan guyonan soal "tiga kancil" saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis malam, 23 Juli 2026.

Candaan tersebut disampaikan Prabowo di tengah suasana acara yang berlangsung hangat. Presiden mengaku terharu melihat dukungan kader PKB, termasuk ratusan kader yang mengenakan kaos bertuliskan "Prabowonomics". 

Prabowo kemudian menggoda Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang hadir dalam acara tersebut.


"Terima kasih, saya khawatir lama-lama disini Saya nggak tahan, saya bisa keluar air mata Gerindra aja nggak pake kaus itu kok Kok, coba kok, hati-hati Ko (Dasco) Lu mau jadi ketua harian lagi nggak lu?" kata Prabowo.

Prabowo lantas menyebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang akrab dipanggil olehnya sebagai Gus Imin dan Sufmi Dasco sebagai dua pemimpin "kancil" di Indonesia. 

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga berseloroh mengenai perjalanan Dasco yang kini menyandang gelar profesor, setelah sebelumnya dikenal sebagai provokator.

"Memang di Indonesia ini ada dua pemimpin kancil Gus Imin dan Sufmi Dasco. Kalau Dasko sekarang sudah jadi profesor Dulu provokator. Ko, kalau gue nggak narik lu, jangan-jangan lu nggak tau kemana sekarang," ujar Prabowo.

Tak berhenti di situ, Prabowo lalu menyebut Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sebagai sosok yang berpotensi menjadi "kancil ketiga". Presiden pun bergurau bahwa jika ketiga tokoh itu berkumpul, situasinya bisa menjadi merepotkan.

"Ini Kancil ketiga mungkin ketua umum Golkar Itu kalau tiga orang itu berkumpul, wah repot kita ini," kata Presiden sambil tertawa.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya