Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Kebut Pembangunan Indonesia International Financial Center

KAMIS, 23 JULI 2026 | 18:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pembangunan Indonesia International Financial Center (IIFC) guna memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat jasa keuangan bertaraf internasional.

Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan Presiden meminta agar pembentukan IIFC segera ditindaklanjuti setelah Undang-Undang yang menjadi landasan hukumnya mendapat persetujuan DPR. 


Kawasan pusat keuangan internasional itu direncanakan berlokasi di Bali dengan masa persiapan sekitar dua hingga tiga tahun sebelum beroperasi penuh.

"Presiden minta itu segera ditindaklanjuti, dan memang rencananya itu akan dibuat di Bali, tetapi kan perlu ada persiapan mungkin selama 2 atau 3 tahun sampai itu menjadi suatu financial center yang bertaraf internasional dan juga akan bisa membuat para investor itu melihat," ujar Rosan kepada awak media usai rapat.

Dia mengungkapkan, optimisme terhadap proyek tersebut semakin menguat setelah mendapat sambutan positif dari para investor internasional. 

Rosan menuturkan, saat berkunjung ke Bali beberapa hari lalu, dirinya telah bertemu dengan 11 investor dari kalangan family office dan pelaku investasi lainnya yang menunjukkan antusiasme terhadap rencana pembentukan IIFC.

"Beberapa hari yang lalu saya juga ke Bali bertemu dengan 11 para investor dari family office dan yang lain-lainnya dan responsnya sudah sangat-sangat positif mengenai keberadaan financial center yang akan ada di Indonesia ini," kata Rosan.

Selama kawasan utama di Bali dipersiapkan, pemerintah akan mengoperasikan IIFC terlebih dahulu di Jakarta sebagai pusat transisi selama dua hingga tiga tahun. 

"Mungkin di masa transisi ini, dalam dua atau tiga tahun depan mungkin akan dibuat dulu di Jakarta selama masa tradisi ini sebelum nanti akan lebih dikembangkan, bisa di Jakarta dan juga di Bali,” ucapnya.

Rosan menjelaskan pemerintah juga telah menyiapkan gedung yang akan menjadi lokasi operasional awal IIFC di Jakarta. 

Dalam tahap pengembangannya, Danantara akan bertindak sebagai pengembang kawasan, sedangkan operasional pusat keuangan tersebut akan dipimpin oleh ketua kawasan dan seorang governor yang bertugas menyiapkan seluruh perangkat kelembagaan dan tata kelola. 

"Kalau Danantara kan sebagai pengembang kawasan, tapi kan dari financial center itu sendiri nanti akan dipimpin oleh ketua kawasan dan juga oleh governor-nya nanti akan men-set up semua perangkat yang dibutuhkan agar financial center itu bisa berfungsi dengan baik dan benar," tutur Rosan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya