Berita

Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin. (Foto: Dok PKB)

Politik

Kaum Perempuan Harus Berani Ambil Keputusan Strategis

KAMIS, 23 JULI 2026 | 12:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, secara resmi membuka Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) Perempuan Bangsa bertema "Arah Baru: Penguatan Peran Politik Perempuan Indonesia". 

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan 38 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa se-Indonesia untuk masa bakti 2026–2031.

Dalam arahannya, Rustini menegaskan Muspimnas bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk menyusun arah baru perjuangan politik perempuan Indonesia agar semakin relevan dengan tantangan zaman.


"Politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan sarana menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Perempuan harus hadir sebagai pembawa nilai-nilai kejujuran, kepedulian, keadilan, dan kasih sayang dalam kehidupan berbangsa," ujarnya, Kamis, 23 Juli 2026.

Rustini menekankan bahwa kehadiran perempuan di ruang politik bukan untuk menggantikan laki-laki, melainkan menjadi mitra sejajar dalam membangun Indonesia.

Menurutnya, perempuan memiliki keistimewaan karena mampu menjalankan berbagai amanah secara bersamaan. Selain menjadi pendidik pertama bagi anak-anak dan penguat keluarga, perempuan juga mampu menjadi penggerak organisasi, ekonomi, sosial, hingga politik.

"Di ruang domestik, perempuan menjaga nilai, akhlak, dan ketahanan keluarga. Di ruang publik, perempuan mengelola organisasi, membangun jaringan, menggerakkan logistik kegiatan, mengatur strategi, dan memastikan roda perjuangan terus berjalan," katanya.

Karena itu, Rustini menegaskan tidak boleh lagi ada anggapan bahwa perempuan harus memilih antara keluarga atau pengabdian kepada masyarakat. 

"Dengan dukungan keluarga dan manajemen yang baik, perempuan mampu menjalankan keduanya secara bertanggung jawab," tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kader agar tidak hanya menjadi teladan di lingkungan keluarga, tetapi juga hadir sebagai kekuatan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Rustini menegaskan, kemajuan perempuan akan berdampak langsung terhadap kemajuan bangsa.

"Ketika perempuan maju, keluarga menjadi kuat. Ketika keluarga kuat, masyarakat menjadi kokoh. Ketika masyarakat kokoh, Indonesia akan semakin maju," katanya.

Ia berharap Muspimnas menghasilkan keputusan-keputusan yang visioner dan mampu menjawab tantangan masa depan, sekaligus menjadikan Perempuan Bangsa sebagai rumah perjuangan yang melahirkan pemimpin-pemimpin perempuan yang amanah, berintegritas, dan berpihak kepada rakyat.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, mengajak seluruh kader untuk menjadikan berbagai keraguan terhadap organisasi sebagai energi untuk terus tumbuh dan berkembang.

"Di luar sana masih banyak yang meragukan kita. Hari ini saya tegaskan, Perempuan Bangsa jangan pernah lagi berkecil hati. Jadikan keraguan itu sebagai lecutan semangat agar kita semakin tumbuh dan semakin besar," tegas perempuan yang akrab disapa Ninik tersebut.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya