Berita

Ilustrasi. (Foto: iStock)

Publika

Mengenal Era VUCA dan Cara Menghadapinya

KAMIS, 23 JULI 2026 | 01:17 WIB

UMAT manusia telah menghadapi berbagai gelombang yang secara tidak langsung mendorong manusia untuk berkembang, lalu menciptakan kemajuan dalam menghadapi segala tantangan pada setiap bulan, tahun, hingga setiap abadnya. Perubahan ibarat dua mata pisau, di satu sisi dapat menciptakan kemajuan, tetapi di sisi lain juga dapat memicu terjadinya kehancuran dalam sektor tertentu atau bahkan dalam segala bidang yang sedang menghadapinya. 

Setelah menghadapi gelombang-gelombang atau tantangan sebelumnya. Kini, manusia telah sampai pada tahap gelombang yang berikutnya, yaitu era VUCA. Era ini lahir dipicu oleh munculnya era globalisasi dan era digitalisasi yang menciptakan empat kombinasi dari kondisi yang melanda umat manusia dalam berbagai bidang. 

Dalam upaya menanggapi era VUCA, diperlukan pengetahuan tentang VUCA itu sendiri agar dapat menentukan langkah-langkah dalam menghadapinya. Untuk itu, simak penjelasan berikut terkait pengertian VUCA. 


Pengertian
 
Berdasarkan data dari Munich Business School, VUCA pertama kali diperkenalkan oleh Angkatan Darat AS untuk menerangkan kondisi dunia pasca-perang dingin, yaitu pada sekitar tahun 1990-an. VUCA adalah singkatan dari empat istilah dalam bahasa Inggris, yakni volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity . 

1. Volatility (Volatilitas)
Menurut situs Direktorat Guru Pendidikan Dasar, volatilitas adalah suatu kondisi yang mengalami perubahan cepat dan tidak terduga. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit untuk dikendalikan atau memang berada di luar kendali manusia, misalnya informasi yang simpang-siur dan terus berubah seiring berjalannya waktu. 

Kondisi-kondisi ini membentuk pribadi manusia yang labil dan lebih condong bersifat individualis membuat persaingan antar individu semakin ketat sehingga dapat memicu terjadinya konflik atau kekacauan dalam hidup bermasyarakat. Konflik itu sendiri terjadi karena pertentangan dan perbedaan perspektif setiap orang dalam menentukan sesuatu pada perubahan yang terus-menerus terjadi. 

2. Uncertainty (Ketidakpastian) 
Informasi membawa pengaruh pada proses pembuatan keputusan. Informasi pada kondisi pasca-perang dingin sangat terbatas. Sebaliknya, saking banyaknya informasi yang terlalu cepat dan luas dalam peredarannya juga akan membuat manusia kesulitan dalam menyaring, seperti halnya memilah dan memilih mana informasi yang benar dan mana yang tidak. Kondisi seperti ini akan merepotkan manusia dalam mengambil langkah serta membuat keputusan. 

3. Complexity (Kompleksitas)
Kompleksitas adalah suatu kondisi di saat satu hal dengan hal lain saling berkaitan dan mempengaruhi, membuat segalanya menjadi rumit dan semrawut. Faktor lingkungan seperti bencana alam, krisis iklim, informasi, geopolitik, segalanya berimbas pada manusia yang akhirnya akan menimbulkan komplikasi yang membingungkan. Dengan demikian, ini memicu terjadinya krisis-krisis lain. 

4. Ambiguity (Ambiguitas)

Ambiguitas adalah ketidakjelasan makna dari suatu informasi yang menyebabkan keraguan. Inilah yang kemudian membentuk kondisi yang sulit untuk diidentifikasi penyebab dan akibat dari terjadinya suatu peristiwa apalagi diantisipasi. 

Solusi 

Dikutip dari Analisadaily.com, dalam menghadapi era VUCA, dibutuhkan strategi yang juga dikenal dengan sebutan VUCA. Strategi VUCA tersebut akan dijabarkan sebagaimana berikut ini. 

1. Vision (Visi) 
Menetapkan visi atau tujuan diperlukan untuk menanggulangi perihal volatilitas sebagai suatu kondisi yang terus berubah dengan cepat dan tidak terduga. 

2. Understanding (Pemahaman) 
Lawan dari suatu hal yang sulit diprediksi adalah dengan cara mengenali dan memahaminya dengan cermat lewat faktor penyebab dari suatu hal atau terjadinya suatu peristiwa. 

3. Clarity (Kejelasan) 
Kejelasan atau clarity--dalam bahasa Inggris--hadir sebagai strategi yang dapat mengatasi kerumitan (complexity) yang terjadi. 

4. Agility (Kelincahan atau keluwesan)
Jika ambiguitas (kebingungan atau kebimbangan) adalah suatu kondisi yang di dalamnya terdapat ketidakjelasan dan berakhir pada kebingungan bagi setiap individu, maka diperlukan kelincahan dan keluwesan dalam beradaptasi dengan segala ketidakjelasan yang ditimbulkan dari berbagai faktor penyebab. 

Perlu disadari, bahwa era VUCA lahir karena pengaruh perbuatan atau perilaku yang ditimbulkan oleh manusia dan dampak dari era ini akan kembali kepada manusia. Dengan kata lain, makhluk yang memiliki pengaruh besar atas terjadinya berbagai peristiwa pada alam semesta maupun alam sosial manusia adalah manusia itu sendiri. Oleh karena itu, manusia juga pasti bisa menghadapi segala gelombang yang datang, tinggal bagaimana cara menyikapinya saja. Demikian penjelasan mengenai era VUCA, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Marcella Safitri 
Pendiri Generasi Hebat
 

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya