Berita

Interaksi siswa SD Inpres Wae Moto bersama Direktur Utama PNM, Kindaris. (Foto: Dok. PNM)

Nusantara

Sambut Hari Anak Nasional di NTT, Sekolah Anak Nasabah Mekaar Direvitalisasi

RABU, 22 JULI 2026 | 22:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Di sudut wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) Desa Wae Moto, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan ruang menjaga asa memutus rantai keterbatasan.

Sayangnya, semangat tinggi para siswa di SD Inpres Wae Moto selama ini harus berjalan berdampingan dengan keterbatasan fasilitas belajar hingga akses sanitasi yang belum memadai.

Kondisi tersebut menggugah komitmen sosial melalui program PNM Peduli untuk melakukan revitalisasi sekolah, menyambut Peringatan Hari Anak Nasional 2026.


Harapan besar itu salah satunya terpancar dari Mariva Yankezia, siswi berusia 10 tahun yang pantang menyerah menuntut ilmu demi menghargai jerih payah orang tuanya.

"Saya tetap semangat sekolah karena tahu orang tua bekerja keras supaya saya bisa menimba ilmu. Saya ingin belajar sungguh-sungguh agar bisa membanggakan mereka," tutur Mariva, Rabu, 22 Juli 2026.

Melalui aksi kepedulian ini, renovasi dilakukan pada ruang belajar agar lebih aman dan nyaman, perbaikan fasilitas sanitasi dan akses air bersih, hingga pemenuhan sarana pendukung pembelajaran yang dibutuhkan pihak sekolah.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa langkah pemberdayaan ekonomi perempuan yang dilakukan institusinya harus memberikan dampak berantai (multiplier effect) bagi kesejahteraan keluarga, terutama masa depan anak-anak nasabah.

Di SD Inpres Wae Moto sendiri, sebanyak 14 dari total 64 siswa merupakan anak dari nasabah program Mekaar.

"Pemberdayaan bukan sekadar memberikan permodalan, tetapi juga pendampingan usaha agar manfaatnya dirasakan keluarga, terutama anak. Saya berharap 15 tahun lagi, saat mulai menggapai cita-cita, mereka ingat bahwa hari ini kita percaya pada mimpi-mimpi mereka," ujar Kindaris.

Lewat penyediaan fasilitas sanitasi dan ruang belajar yang lebih manusiawi, anak-anak di pelosok NTT kini dapat tumbuh, belajar, dan menyalakan mimpi dengan jauh lebih percaya diri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya