Berita

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. (Foto: Dok. Polri)

Presisi

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

RABU, 22 JULI 2026 | 19:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kelulusan menjadi Perwira Remaja (Paja) Polri bukanlah titik akhir, melainkan awal dari proses belajar yang lebih besar untuk menempa diri sebagai calon pemimpin kepolisian di masa depan.

Pesan tersebut ditegaskan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo saat memimpin Tradisi Penyambutan 282 Perwira Remaja Akpol Angkatan ke-58 Batalyon Ksatrya Hawin Sarwahita Tahun 2026 di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Juli 2026.

Adapun 282 perwira remaja tersebut terdiri dari 249 Polisi Laki-laki (Polki) dan 33 Polisi Wanita (Polwan).


"Hari ini adalah hari kebanggaan, tetapi esok adalah hari pembuktian. Bangsa ini menaruh harapan besar di pundak kalian. Jadilah perwira yang cerdas, berintegritas, humanis, dan adaptif, dengan Tribrata serta Catur Prasetya sebagai kompas pengabdian," ujar Dedi.

Mantan Kapolda Kalteng ini menekankan, bekal terpenting seorang perwira bukan sekadar kemampuan teknis, melainkan kepercayaan publik. Menurutnya, kepercayaan tersebut tidak hadir dari pangkat atau kewenangan, melainkan dibangun melalui keteladanan dan pelayanan nyata di lapangan.

Ia mewanti-wanti para perwira muda agar menghindari tindakan menyimpang yang dapat merusak citra institusi. Pasalnya, satu pelanggaran saja mampu menggerus kepercayaan masyarakat yang telah dibangun oleh ratusan ribu anggota Polri lainnya.

Di sisi lain, Dedi mengingatkan bahwa tantangan penegakan hukum saat ini makin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi. Para perwira baru dituntut siap menghadapi ancaman kejahatan siber, hoaks, radikalisme digital, hingga kejahatan transnasional.

"Setiap perwira remaja harus menjaga kehormatan institusi melalui sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab," tegas Dedi.

Rangkaian acara penyambutan tersebut turut diwarnai tradisi penghormatan serta prosesi mencium Panji-Panji Kepolisian Negara Republik Indonesia, pembacaan ikrar, penyerahan pedang perwira, hingga pengalungan bunga sebagai simbol komitmen moral penugasan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya