Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Sektor AI dan Pertahanan Bangkit, Indeks Utama Bursa Eropa Kompak Hijau

RABU, 22 JULI 2026 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Eropa ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa 21 Juli 2026 Waktu setempat. Kenaikan ini terutama didorong oleh pemulihan sektor kecerdasan buatan (AI) global, penguatan sektor pertahanan dan keuangan, serta penyesuaian posisi investor menjelang rilis laporan keuangan penting. 

Penguatan pasar tetap bertahan meskipun terdapat tekanan dari lonjakan harga gas alam akibat gangguan rantai pasok energi dari Timur Tengah.

Sektor teknologi dan semikonduktor menjadi motor penggerak utama di berbagai bursa kawasan. Minat investor terhadap rantai pasok AI kembali bergelora menyusul laporan data ekspor yang kuat dari Korea Selatan dan Taiwan. Kondisi ini mendorong penguatan saham produsen chip seperti ASML, Infineon, dan STMicroelectronics. 


Kebutuhan infrastruktur pendukung pusat data AI turut memberi sentimen positif bagi perusahaan seperti Siemens Energy yang mencatatkan kenaikan saham signifikan, serta Prysmian yang mengamankan kontrak kabel bernilai besar.

Di tingkat indeks utama kawasan, Euro STOXX 50 naik 0,9 persen menjadi 6.829 dan STOXX Eropa 600 bertambah 0,5 persen menjadi 643, seiring dengan pergerakan positif bursa domestik tiap negara. 

Di Jerman, Indeks DAX 40 menembus level psikologis baru dengan dukungan kuat dari saham industri seperti Siemens dan Airbus, serta sektor teknologi. Sementara itu, Indeks FTSE MIB Italia turut menguat yang dipimpin oleh kombinasi saham teknologi, perbankan, dan pertahanan.

Di Prancis, Indeks CAC 40 ditutup lebih tinggi didukung oleh penguatan saham perbankan seperti BNP Paribas, Crédit Agricole, dan Société Générale. Harapan diplomasi terkait potensi gencatan senjata di Timur Tengah memberikan sedikit angin segar bagi pasar keuangan, meskipun saham barang mewah seperti LVMH dan Kering masih mengalami pelemahan akibat dibayangi risiko geopolitik yang belum sepenuhnya reda.

Bursa Inggris, FTSE 100, juga mencatatkan kenaikan di tengah dinamika politik lokal dan data ekonomi domestik. Investor mencerna penyesuaian kabinet dan komitmen terhadap disiplin fiskal di bawah pemerintahan baru. Data ekonomi Inggris yang menunjukkan penurunan pinjaman publik serta stabilitas pasar tenaga kerja memberikan fondasi tambahan bagi penguatan pasar. Saham energi seperti Shell dan BP menguat seiring tingginya harga minyak mentah, sedangkan saham pertahanan seperti Babcock dan Leonardo mengalami kenaikan dipicu oleh ekspektasi peningkatan anggaran militer di kawasan Eropa.

Secara keseluruhan, sentimen positif dari kinerja sektor farmasi seperti Novartis, lonjakan permintaan infrastruktur teknologi, serta ekspektasi laporan keuangan korporasi mampu melunakkan kekhawatiran pasar terhadap potensi inflasi energi dan ketidakpastian geopolitik global.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya