Berita

Aktivitas bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke. (Foto: Humas IPC TPK)

Bisnis

TPK Merauke Dukung PSN Lewat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

RABU, 22 JULI 2026 | 06:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke kembali menorehkan kinerja operasional yang impresif pada Semester I Tahun 2026. Hingga akhir Juni 2026, total arus peti kemas yang dilayani menembus angka 27.523 TEUs, melonjak 11,44 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebesar 24.698 TEUs.

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik di wilayah Papua Selatan.

Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menjelaskan bahwa capaian positif ini tidak lepas dari bergeraknya roda ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang masif di wilayah timur Indonesia.


"Lonjakan arus barang ini juga didorong oleh tingginya permintaan bahan material untuk mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini masih berlangsung, khususnya di kawasan Papua Selatan," ungkap Rasul dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pencapaian di paruh pertama 2026 ini merupakan buah dari komitmen perusahaan dalam menjaga efisiensi operasional secara konsisten.

"Peningkatan ini menunjukkan bahwa aktivitas logistik di Merauke terus berkembang pesat. Kami memandang capaian ini merupakan indikator bahwa kepercayaan pengguna jasa terhadap pelayanan kami terus terjaga. Ke depan, kami akan terus melakukan optimalisasi operasional dan pemanfaatan peralatan secara maksimal guna menjamin kelancaran kinerja operasional," tegasnya.

Di tengah tren pertumbuhan volume layanan, TPK Merauke terus berupaya memastikan kualitas pelayanan tidak menurun. Optimalisasi operasional dan fasilitas, serta pembaruan alat bongkar muat terbukti memberikan dampak positif secara langsung bagi pengguna jasa, terutama dalam hal kecepatan dan efisiensi waktu.

Dampak positif ini diakui secara langsung oleh pelaku industri pelayaran. Kepala Operasi PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke, Tony Bijaksono, menuturkan bahwa penambahan peralatan operasional dari Pelindo sangat krusial dalam mengurai kepadatan layanan.

"Pada Semester I Tahun 2026, kami memang melihat adanya lonjakan muatan yang berdampak pada semakin padatnya aktivitas lapangan dan antrian kapal. Namun, kehadiran peralatan operasional baru dari Pelindo sangat membantu kelancaran di area depo maupun saat bongkar muat. Dampaknya sangat terasa, port stay time (waktu singgah kapal) yang sebelumnya berkisar 55 jam kini berhasil ditekan menjadi sekitar 47 jam. Proses pelayanan kini menjadi jauh lebih cepat, aman, dan efisien," papar Tony.

Sinergi yang kuat antara TPK Merauke, perusahaan pelayaran, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama terjaganya ekosistem logistik di Merauke. Ke depan, PT Pelindo Terminal Petikemas akan terus memperkuat kualitas layanan melalui peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), modernisasi infrastruktur, dan kolaborasi erat dengan pengguna jasa.

Melalui langkah-langkah strategis tersebut, PT Pelindo Terminal Petikemas optimistis dapat mempertahankan tren kinerja positif sekaligus mengeskalasi pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Selatan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya