Berita

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Bengkulu, Hairul Mu'min. (Foto: Istimewa)

Politik

Ketua PA GMNI Bengkulu:

Gaya Komunikasi Prasetyo Hadi Efektif Sampaikan Kebijakan Pemerintah

SELASA, 21 JULI 2026 | 15:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dipandang berhasil menjalankan peran sebagai penyambung komunikasi pemerintah kepada masyarakat. 

Pandangan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Bengkulu, Hairul Mu'min.

Menurut dia,  kemampuan komunikasi Prasetyo Hadi menjadi salah satu faktor yang membuat berbagai kebijakan pemerintah dapat diterima masyarakat tanpa memunculkan polemik yang berlebihan.


"Intonasinya tenang, penyampaiannya lugas, dan pilihan katanya terstruktur sehingga pesan pemerintah mudah dipahami tanpa menimbulkan kontroversi," kata Hairul dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 Juli 2026.

Selain menyoroti kemampuan komunikasi, Hairul menilai perjalanan karier Prasetyo Hadi dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. Lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada itu, kata dia, menempuh proses panjang sebelum dipercaya mengemban jabatan Menteri Sekretaris Negara.

Menurut Hairul, jabatan yang kini diemban Prasetyo merupakan hasil dari proses pembelajaran, pengalaman, dan konsistensi dalam berkiprah di dunia politik maupun pemerintahan.

"Posisi yang diraih Mas Pras tidak datang secara instan. Ada proses panjang yang membentuk karakter kepemimpinannya," ujarnya.

Hairul juga menilai Prasetyo mampu membangun komunikasi politik yang menjembatani hubungan pemerintah dengan berbagai lembaga negara maupun masyarakat.

Di samping itu, Hairul menilai Prasetyo masih memegang teguh nilai-nilai marhaenisme yang diwariskan Bung Karno. 

Ia menyoroti komitmen Prasetyo yang terus mendorong penerapan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pijakan dalam pembangunan ekonomi nasional.

"Saya melihat komitmen itu sebagai fondasi penting untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya