Berita

Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

SELASA, 21 JULI 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pergeseran posisi duduk Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Senin 20 Juli 2026, mendapat sorotan Aktivis Forum Sipil Bersuara (Forsiber) Hamdi Putra.

Hamdi menilai, perubahan tata ruang yang menempatkan Gibran sejajar di barisan menteri alih-alih mendampingi Presiden Prabowo Subianto di meja pimpinan bukan sekadar urusan teknis keprotokolan.

"Pergeseran posisi duduk dalam sidang kabinet paripurna merupakan simbol politik yang mereduksi bobot kekuasaan Wapres Gibran," kata Hamdi, dikutip Selasa 21 Juli 2026. 


Dalam sidang tersebut, Presiden Prabowo tampil berdiri sendiri sebagai pusat komando, sementara Gibran digeser ke sisi penerima arahan, tepat di sebelah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Pangan Zulkifli Hasan tanpa ada pemisah fisik yang meyakinkan.

Meski papan nama di mejanya tetap mencantumkan jabatan "Wakil Presiden RI", secara visual konfigurasi baru ini menciptakan kesan bahwa Gibran kini hanya berstatus sebagai salah satu pembantu Presiden.

"Ini berbeda dari pola terdahulu di mana keduanya memimpin kabinet secara berdampingan," kata Hamdi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya