Berita

Menteri PU Dody Hanggodo (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Menteri PU Soal Isu Reshuffle: Itu Hak Prerogatif Presiden, Ampun Bos Ampun!

SELASA, 21 JULI 2026 | 11:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menanggapi isu perombakan Kabinet Merah Putih yang disebut-sebut akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada awal Agustus 2026. 

Saat ditemui di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Dody dengan gaya khasnya mengatakan bahwa  keputusan mengenai pergantian menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.

"Aduh, elu itu masa gue ngalah-ngalahin Presiden. Itu hak prerogatif bos. Ampun bos ampun," jawab Dody, dikutip Selasa, 21 Juli 2026.


Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya pernah dipanggil Presiden untuk menjalani evaluasi, Dody mengakui komunikasi dengan kepala negara memang kerap dilakukan. 

Namun, ia membantah pertemuan tersebut berkaitan dengan isu evaluasi jabatan maupun persoalan yang belakangan ramai diperbincangkan. 

"Kalau dipanggil ya sering, tiap saat. Tapi enggak, enggak ada urusan begituan lah. Enggak, enggak ada," tegasnya sambil terburu-buru berjalan menuju mobil.

Dody juga menepis anggapan bahwa gaya komunikasinya yang santai menjadi sorotan publik. Ia mengaku karakter tersebut merupakan bawaan sejak lama karena berasal dari Jawa Timur dan memiliki latar belakang sebagai pelaku usaha, sehingga tidak selalu tampil formal di luar pembahasan teknis.

"Gaya komunikasi... komunikasi yang mana? Ya gimana, saya ini asalnya dari Jawa Timur, orang swasta, gimana, ya agak slengekan, ya sudahlah. Kecuali sesuatu yang... sesuatu yang teknis banget baru saya akan serius. Kalau ini kan bukan sesuatu yang serius, ini hoaks semua, gimana," kata dia.

Sebelumnya beredar informasi bahwa Prabowo akan melakukan perombakan kabinet pada awal Agustus 2026, dengan nama Dody Hanggodo termasuk salah satu menteri yang disebut-sebut bakal diganti.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya