Berita

Ilustrasi Judol

Politik

ASN Terjerat Judol Rusak Mental dan Integritas

SELASA, 21 JULI 2026 | 11:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Maraknya praktik judi online (judol) yang mulai menyasar kalangan aparatur sipil negara (ASN) dinilai menjadi alarm serius bagi kualitas pelayanan publik di Indonesia.

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, menegaskan persoalan tersebut tidak bisa lagi dipandang sekadar sebagai pelanggaran disiplin pegawai. Keterlibatan ASN dalam judi online berpotensi merusak integritas aparatur negara.

"Judi online sudah masuk ke lingkungan ASN. Ini bukan lagi soal pelanggaran disiplin, tapi alarm serius bagi kualitas pelayanan publik," kata Mardani melalui akun X miliknya, Selasa, 21 Juli 2026.


Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, ASN merupakan pelayan negara yang dituntut menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat. 

Karena itu, keterlibatan dalam judi online tidak hanya berdampak pada kondisi finansial pribadi, tetapi juga memengaruhi mental, integritas, hingga kualitas pelayanan kepada publik.

"ASN adalah pelayan negara. Jika terjerat judol, yang rusak bukan hanya keuangan pribadi, tetapi juga mental, integritas, hingga kepercayaan rakyat," ujarnya.

Mardani meminta pemerintah mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik judi online yang telah menyasar aparatur negara. Menurutnya, penindakan harus dilakukan tidak hanya kepada pelaku, tetapi juga terhadap jaringan yang mengoperasikan aktivitas ilegal tersebut.

Selain penegakan hukum, ia mendorong pemerintah memperkuat pembinaan terhadap ASN, termasuk memberikan perhatian pada aspek kesehatan mental agar aparatur tidak mudah terjerumus ke dalam praktik judi online.

"Negara harus bergerak. Berantas jaringan judol, telusuri keterlibatan, dan perkuat pembinaan serta kesehatan mental ASN. Jangan biarkan pelayan publik menjadi korban judi online," pungkasnya.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya