Berita

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (Foto: Puspenkum Kejagung)

Politik

Kejagung Harus Tangkap Febrie Adriansyah Demi Marwah Penegakan Hukum

SELASA, 21 JULI 2026 | 02:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Gerakan Muda (Gema) Nasional, Eko Saputra mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) agar tidak ragu mengambil langkah hukum secara profesional terhadap Febrie Adriansyah apabila syarat hukum untuk penangkapan atau penahanan telah terpenuhi.

Menurut Eko, penegakan hukum hanya akan memperoleh kepercayaan publik apabila dijalankan tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada kesan bahwa jabatan, kekuasaan, atau kedekatan dengan elite hukum menjadi tameng dari proses hukum.

"Hukum tidak boleh tunduk kepada kekuasaan. Jika rakyat biasa dapat diproses dengan cepat ketika bukti dianggap cukup, maka standar yang sama harus diterapkan kepada siapa pun. Jangan biarkan publik melihat adanya perlakuan berbeda," ucap Eko dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin malam, 20 Juli 2026. 


Ia menilai bahwa setiap dugaan tindak pidana harus ditangani secara terbuka, profesional, dan berdasarkan alat bukti yang sah. Bila ketentuan hukum telah terpenuhi, aparat penegak hukum harus bertindak tegas sesuai kewenangannya tanpa intervensi dan tanpa diskriminasi.

Lebih lanjut, Eko mengingatkan bahwa lambannya proses hukum terhadap figur publik berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum dan memunculkan persepsi adanya impunitas.

"Jangan jadikan hukum sebagai alat yang hanya berani kepada rakyat kecil. Negara harus menunjukkan bahwa semua orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Tidak ada yang kebal hukum," tegasnya.

Eko menyatakan pihaknya akan terus mengawal proses hukum ini secara kritis dan mendorong seluruh aparat penegak hukum untuk menjaga integritas, independensi, serta menjunjung tinggi asas persamaan di hadapan hukum, dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya