Berita

Gedung Bank Negara Indonesia (BNI) Jakarta. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Alihkan 77,8 Juta Saham Buyback untuk Program Kepemilikan Saham Pegawai

SENIN, 20 JULI 2026 | 15:00 WIB

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) telah mengalihkan seluruh saham hasil pembelian kembali (buyback) tahun 2026 sebanyak 77.856.100 saham untuk program kepemilikan saham bagi pegawai (employee stock ownership program/ESOP).

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 17 Juli 2026, proses pengalihan saham tersebut telah rampung pada 16 Juli 2026 sebagai tindak lanjut keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan pada 9 Maret 2026.

Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo mengatakan pengalihan saham buyback merupakan implementasi program kepemilikan saham bagi pegawai sebagai bentuk remunerasi berbasis kinerja.


"Pengalihan saham hasil pembelian kembali ini merupakan bagian dari implementasi program kepemilikan saham bagi pegawai sebagai bentuk remunerasi berbasis kinerja," ujar Okki.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan saham treasuri hasil buyback untuk berbagai keperluan, termasuk dijual kembali di dalam maupun luar Bursa Efek Indonesia serta dialihkan kepada pegawai dan pengurus melalui program kepemilikan saham.

Setelah menyelesaikan aksi buyback yang diumumkan pada 6 Juli 2026, BNI mengalihkan seluruh 77,86 juta saham kepada pegawai. Dengan selesainya proses tersebut, perseroan tidak lagi memiliki saham treasuri yang berasal dari buyback tahun 2026.

Menurut Okki, program ini diharapkan dapat meningkatkan keterikatan pegawai terhadap kinerja dan pertumbuhan perusahaan. Ia juga memastikan pengalihan saham tersebut tidak berdampak negatif terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha BNI.

Pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026, saham BBNI ditutup menguat 2,29% ke level Rp3.580 per saham. Dalam lima hari perdagangan terakhir, saham BBNI telah naik 4,68%.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya