Berita

Maria Natalia Londa. (Foto: RMOL)

Olahraga

Jelang Pensiun, Maria Londa Bidik Emas Asian Games 2026

LAPORAN: NARENDRA WICAKSONO*
SENIN, 20 JULI 2026 | 21:15 WIB

Jelang kompetisi Asian Games 2026 di Aichi Nagoya, Jepang pada bulan September, Maria Natalia Londa atlet lompat jangkit Indonesia akan menutup kariernya di panggung internasional dan nasionalnya. 

Dalam ajang itu Maria Londa membidik medali emas pada event yang akan digelar pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang itu. 

Ditemui di lokasinya biasa berlatih di kawasan Pantai Sanur, Bali, Maria Londa mengaku persiapannya jelang panggung terakhirnya di kancah nasional dan internasional tersebut sudah mencapai 80 persen.


Maria Londa bercerita bahwa ajang Asian Games akan menjadi pertandingan terakhirnya dalam karier nasional dan internasional. Hal itu dikarenakan usianya yang sudah tidak bisa masuk menjadi salah satu syarat sebagai atlet pada event berikutnya. 

“Even ini kemungkinan akan menjadi pertandingan terakhir saya, baik di level nasional ataupun internasional. Usia saya sudah lewat 35 tahun, sudah tidak bisa mengikuti kejuaraan di Indonesia,” kata Maria Londa dikutip Senin 20 Juli 2026.

Maria Londa menyebut persiapannya dalam menargetkan medali dalam ajang di Jepang itu tengah fokus menyempurnakan teknik dan membangun mental bertanding sembari menunggu jadwal resmi pertandingan keluar. 

Meski cuaca akan menjadi salah satu faktor, namun Maria Londa mengaku itu tidak menjadi masalah lantaran dirinya sudah beberapa kali melakukan kejuaraan di negeri Sakura itu.

Ia malah menyoroti, para pesaingnya para atlet-atlet muda Asia, salah satunya atlet Uzbekistan yang baru-baru ini meraih juara dan mencatatkan rekor melampaui rekor miliknya.

“Ada atlet dari Uzbekistan belum lama menjuarai Asia U-23 dengan lompatan 14,27 meter, sementara catatan terbaik saya saat ini berada di angka 14,17 meter. Apapun itu, target saya tentu meraih satu medali emas,” harap Maria Londa.

Meski ia adalah pemegang rekor nasional lompat jauh dan lompat jangkit, Maria Londa berharap rekor itu bisa diikuti oleh atlet-atlet muda lainnya dan mencetak rekor yang lebih baik dari yang ia capai selama ini. Maria menilai regenerasi atlet muda saat ini memasuki fase yang sangat positif. hanya saja, prestasi para generasi muda ini perlu ditingkatkan agar bisa bersaing dengan atlet terbaik Asia.

Di balik statusnya sebagai pemegang rekor nasional lompat jauh dan lompat jangkit, Maria mengaku memiliki perasaan yang bercampur aduk. Ia bangga atas pencapaian tersebut, namun berharap rekor yang dipegangnya tidak bertahan terlalu lama.Meski. 

“Saya berharap atlet-atlet muda Indonesia memiliki semangat untuk memecahkan rekor-rekor yang ada," tuturnya.

Sementara itu, Chief de Mission (CdM) Indonesia, Todotua Pasaribu dalam kunjungannya ke Bali mendatangi beberapa lokasi pemusatan latihan seperti di latihan Maria Londa di Kawasan Pantai Sanur, di cabor skateboard di Amplitude Skatepark, Canggu dan cabor surfing, di GYM Mahakam Hotel kuta. 

Menurutnya dalam kunjungannya ke Bali itu untuk memastikan atlet dan official mendapatkan fasilitas dan kebutuhan yang terpenuhi menjelang event di Jepang tersebut.

“Kami datang lebih awal agar bisa menyusun strategi terbaik. Untuk memastikan jadwal keberangkatan, akomodasi, hingga waktu istirahat atlet untuk mendukung performa mereka saat bertanding,” pungkasnya.

*Kontributor Bali

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya