Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Program Digitalisasi Pendidikan Indonesia Raih Penghargaan Tertinggi PBB

SENIN, 20 JULI 2026 | 19:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Program digitalisasi pendidikan nasional berhasil meraih penghargaan tertinggi dari International Telecommunication Union (ITU), salah satu badan di bawah naungan PBB.

Kabar itu diungkap Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Prabowo menyampaikan, Indonesia menempati peringkat pertama dari 122 negara dalam kategori e-government dan digitalisasi pendidikan. 


"Baru saja kita dapat berita bagus dari PBB. International Telecommunication Union memberi penghargaan tertinggi kepada kita, Indonesia, dari 122 negara dalam kategori e-government dan kategori digitalisasi pendidikan,” ujarnya. 

Penghargaan yang dimaksud merupakan World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes yang digelar pada 9 Juli 2026. 

Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) berhasil menjadi juara pertama kategori e-government lewat program Rumah Pendidikan.

Rumah Pendidikan merupakan platform digital yang mengintegrasikan berbagai layanan pendidikan dalam satu aplikasi. 

Melalui layanan tersebut, peserta didik dapat mengakses materi pembelajaran, sementara para guru memiliki ruang untuk berbagi pengetahuan serta bertukar gagasan dengan sesama tenaga pendidik.

Prabowo menjelaskan, aplikasi tersebut telah membantu siswa mendapatkan akses terhadap 4.843 materi pembelajaran gratis, termasuk mendukung proses belajar mengajar bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Saat ini, Rumah Pendidikan telah digunakan oleh 6,9 juta pengguna.

"Penghargaan dari PBB ini membuktikan digitalisasi pendidikan kita diakui dunia. Kita melompat, kita melompat," jelas dia.

Meski demikian, Prabowo mengingatkan jajarannya agar tidak berhenti pada capaian tersebut. 

Pemerintah akan terus mempercepat pemerataan kualitas pendidikan melalui teknologi, termasuk dengan mendistribusikan 700.000 panel interaktif digital hingga akhir 2026 atau semester I 2027 agar setiap sekolah memiliki tambahan akses terhadap materi pembelajaran terbaik.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya