Berita

Ketua Komisi I DPR Utut Adianto. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Hibah Kapal Induk Italia Tak Boleh Jadi Beban Negara

SENIN, 20 JULI 2026 | 17:34 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Persetujuan hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia disertai catatan agar pemerintah memastikan kemampuan pembiayaan dan kejelasan fungsi operasional kapal tersebut. 

DPR mengingatkan agar aset pertahanan bernilai besar jangan sampai hanya menjadi beban anggaran tanpa memberikan manfaat strategis bagi pertahanan nasional.

Ketua Komisi I DPR Utut Adianto mengatakan, persetujuan hibah kapal tersebut diberikan setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk keberlanjutan biaya pengoperasian setelah kapal diterima Indonesia.


"Kita menyetujui, mudah-mudahan besok bisa diparipurnakan. Nilai kapal ini nanti kalau salah dikoreksi, tapi dugaan saya sudah melihat kalau tidak salah 54 juta euro," kata Utut kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin 20 Juli 2026.

Menurut dia, seluruh fraksi di Komisi I DPR menyetujui hibah tersebut dengan catatan pemerintah harus menyiapkan skema pembiayaan yang jelas. Hal itu penting agar kapal yang diterima dari Italia tersebut dapat benar-benar digunakan sesuai kebutuhan pertahanan.

"Jangan sampai kita sudah punya ini nggak jalan. Dan yang kedua memang juga harus didesain peran khusus kapal induk ini nanti," kata Utut.

Utut menjelaskan, kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki karakter berbeda dengan kapal induk yang dimiliki negara-negara besar. Karena itu, Indonesia perlu menentukan fungsi strategis kapal tersebut sesuai kemampuan dan kebutuhan nasional.

Terkait usia kapal yang bukan tergolong baru, Utut menilai hal itu merupakan konsekuensi dari skema hibah. Menurutnya, pemberian kapal bekas tetap memiliki nilai strategis karena membuka peluang transfer pengetahuan dan teknologi.

"Kalau kapalnya baru umur satu tahun, dua tahun siapa yang mau ngasih? Intinya kita terima kasih sekali kepada pemerintah Italia," kata Utut.

Selain aspek pertahanan, ia melihat hibah tersebut sebagai kesempatan bagi sumber daya manusia Indonesia untuk mempelajari teknologi dan pengoperasian kapal induk secara langsung.

"Saya berpendapat harusnya pelaut-pelaut kita, ahli-ahli soal kapal belajar. Ini kan langsung know-how. Ilmunya langsung kita dapat," kata Utut.

Sebelumnya, pemerintah Italia melalui parlemen setempat telah menyetujui pemberian hibah kapal Giuseppe Garibaldi kepada Indonesia. 

Kapal tersebut nantinya akan memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia dan diperkirakan ditempatkan di wilayah Lampung setelah proses penyerahan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya