Berita

Kolase foto Dedi Mulyadi dan Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL)

Politik

Pemilih Pemilu di Wilayah KDM capai 35,7 Juta, Kampung Bahlil cuma 387 Ribu Orang

SENIN, 20 JULI 2026 | 17:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jawa Barat yang dipimpin Gubernur Dedi Mulyadi alias KDM merupakan provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak di Indonesia. Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I Tahun 2026 yang ditetapkan oleh KPU RI, total pemilih di Jawa Barat mencapai angka 37.759.992 orang.

Hal itu disampaikan Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi PPDB Tingkat Nasional Semester I Tahun 2026, di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 20 Juli 2026.

"Jawa Barat 35,7 jutaan pemilih," kata Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI itu.


Di urutan kedua Jawa Timur dengan 32,5 juta pemilih, disusul Jawa Tengah 29,3 juta pemilih, Sumatera Utara 11,3 pemilih.

"Kemudian Banten 9,3 juta data pemilih, DKI Jakarta 8,2 juta pemilih, Sulawesi Selatan 7 jutaan pemilih, Lampung 6,7 jutaan data pemilih, Sumatera Selatan hampir 6,7 jutaan data pemilih, Riau 5,1 jutaan data pemilih," kata Betty.

Sementara itu, Betty juga menyebut 10 wilayah yang masuk kategori daerah dengan jumlah pemilih paling sedikit.

Menariknya, ada satu provinsi yang di dalamnya terdapat kampung halaman Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia yang lahir di Fakfak, Papua Barat.

"Top ten dengan jumlah pemilih terkecil ada di Papua Selatan 387 ribuan pemilih, Papua Barat 394 ribuan pemilih, Papua Barat Daya 453 ribuan pemilih, Kalimantan Utara 546 ribuan pemilih, Papua 797 ribuan pemilih," kata Betty.

Berikutnya Gorontalo 915 ribuan pemilih, Maluku Utara, Sulawesi Barat sekitar 1 jutaan pemilih, Kepulauan Bangka Belitung dan Papua Tengah sekitar 1,1 jutaan pemilih.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya