Berita

Menaker Yassierli. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Cegah Calo, Magang Nasional Gunakan Biometrik

SENIN, 20 JULI 2026 | 16:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan program Magang Nasional telah memasuki tahap pendaftaran mulai 15 hingga 28 Juli 2026.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, sebelum pendaftaran dibuka, Kemnaker telah melakukan verifikasi ketat terhadap seluruh perusahaan, kementerian, dan lembaga yang menawarkan posisi magang.

"Itu kita sudah mulai buka dari tanggal 15 Juli, nanti kita tutup tanggal 28 Juli,” kata Yassierli kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 20 Juli 2026.


Menurutnya, proses verifikasi dilakukan untuk memastikan perusahaan benar-benar layak menjadi tempat magang, termasuk mengecek kepatuhan pelaporan ketenagakerjaan, kesesuaian posisi magang bagi lulusan perguruan tinggi, hingga keberadaan perusahaan secara fisik.

"Kita melihat, satu: perusahaannya oke atau tidak, jujur apa tidak, melaporkan terkait dengan data ketenagakerjaannya. Yang kedua: apakah perusahaannya ini benar-benar membuka lowongan sesuai dengan posisi seorang lulusan perguruan tinggi. Kalau tidak, kita coret," kata Yassierli.

Selain itu, program Magang Nasional tahun ini juga diperluas dengan membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas dan lulusan pendidikan profesi.

Yassierli menambahkan, sistem pendaftaran kini telah menggunakan teknologi biometrik sehingga tidak lagi memberi ruang bagi praktik percaloan.

"Sudah menggunakan biometrik. Jadi tidak bisa lagi ada calo pendaftaran magang, ya. Jadi mereka harus daftar sendiri,” kata Yassierli.

Lebih jauh Yassierli berharap Program Magang Nasional dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja Indonesia.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya