Berita

Mendikdasmen Abdul Mu'ti tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Sejumlah Menteri Merapat ke Istana Jelang Sidang Kabinet Paripurna

SENIN, 20 JULI 2026 | 14:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin sore, 20 Juli 2026. 

Berdasarkan pantauan RMOL di halaman Istana, tampak sejumlah menteri berdatangan sejak pukul 14.00 WIB di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, danMenteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.

Kemudian hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri PU Dody Hanggodo Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi.


Di sela kedatangannya, Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa Sidang Kabinet Paripurna kali ini kemungkinan akan diisi arahan Presiden Prabowo terkait percepatan pelaksanaan program pembangunan dan berbagai program unggulan pemerintah. 

"Undangannya sidang paripurna ya. Kemungkinan untuk arahan presiden untuk percepatan program-program pembangunan dan program unggulan presiden. Tapi detailnya teman-teman juga akan ikut lihat kan, akan masuk juga mungkin kan untuk meliputnya," ujar Hasan. 

Hasan menambahkan, dirinya belum mengetahui secara detail pokok-pokok pembahasan yang akan disampaikan Presiden dalam rapat tersebut.

"Saya rasa akan keseluruhan dibahas dan diberikan arahan oleh presiden. Tapi detailnya kita lihat pas sidang paripurna ya karena saya tentu ga paham detailnya," kata dia.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan Presiden Prabowo akan memimpin Sidang Kabinet Paripurna pada sore ini. 

Menurutnya, agenda utama rapat tetap berfokus pada evaluasi pelaksanaan program di seluruh kementerian dan lembaga, sekaligus mendorong percepatan implementasi berbagai programa prioritas pemerintah agar berjalan lebih efektif di lapangan.

"Yang khusus dibahas sudah pastilah percepat pelaksanaan program. Ya pastinya setiap rapat yg utama tentu evaluasi program," ungkap Mensesneg.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya