Berita

Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026, yang digelar KPU RI. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bawaslu-DKPP-Pemerintah Pantau Pleno Rekap Data Pemilih Berkelanjutan KPU

SENIN, 20 JULI 2026 | 14:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, dipantau langsung oleh perwakilan sejumlah kementerian/lembaga (K/L), di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 20 Juli 2026.

Terlihat tujuh pimpinan KPU RI hadir lengkap, yakni Mochammad Afifuddin, Betty Epsilon Idroos, Yulianto Sudrajad, Idham Holik, Iffa Rosita, August Mellaz, dan Parsadaan Harahap.

Nampak hadir Ketua dan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, yakni Rahmat Bagja dan Lolly Suhenty. Kemudian Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito.


Turut hadir Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri) Teguh Setyabudi. 

Sebelum membuka Rapat Pleno Terbuka tentang Penetapan Rekapitulasi PDPB Semester 1 Tahun 2026, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menyatakan, rangkaian ini merupakan bagian dari komitmen penyelenggara pemilu dalam menjaga hak pilih masyarakat.

"Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 pada Pasal 14 huruf I, KPU berkewajiban untuk melakukan pemutakhiran data secara terus-menerus agar data pemilih yang kita miliki selalu valid, akurat, dan mutakhir," kata Afif.

Afif menegaskan bahwa sinergi lintas sektor dan pendataan dinamis diterapkan untuk menyempurnakan data pemilih, sehingga proses PDPB membutuhkan kerja sama erat dari berbagai instansi terkait, mulai dari kependudukan hingga pengawas lapangan.

"Proses ini tidak bisa berjalan tanpa dukungan dan kerja keras lintas sektor," kata Afif.

Selain itu, KPU juga mengacu pada Peraturan KPU (PKPU) 1/2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, sebagai payung hukum teknis untuk melaksanakan PDPB oleh KPU RI beserta jajaran provinsi hingga kabupaten/kota.

"Rapat pleno ini diselenggarakan untuk memastikan bahwa data pemilih semakin baik, semakin akurat, semakin terpercaya," kata Afif.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya