Berita

Gedung Bank Indonesia (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Kredit Baru Perbankan Melonjak di Kuartal II-2026, Ditopang Pinjaman Modal Kerja

SENIN, 20 JULI 2026 | 12:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit baru perbankan meningkat tajam pada kuartal II-2026.

Berdasarkan hasil Survei Perbankan Bank Indonesia yang dirilis pada Senin 20 Juli 2026, pertumbuhan kredit baru tercermin dari kenaikan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) menjadi 93,08 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2026.

"Peningkatan tersebut tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kredit baru sebesar 93,08 persen, lebih tinggi dibandingkan SBT 38,74 persen pada triwulan sebelumnya," tulis BI dalam laporannya.


Peningkatan penyaluran kredit terjadi di seluruh segmen pembiayaan, mulai dari Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi (KI), hingga Kredit Konsumsi.

“Kredit Modal Kerja (SBT 94,34 persen), Kredit Investasi (SBT 93,51 persen), dan Kredit Konsumsi (SBT 83,67 persen), yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya,” lanjut BI.

Menurut BI, pertumbuhan Kredit Konsumsi terutama didorong oleh meningkatnya permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dengan SBT 78,20 persen, diikuti Kredit Kendaraan Bermotor 67,95 persen, Kredit Multiguna 69,71 persen, serta Kredit Tanpa Agunan (KTA) 49,70 persen.

Di sisi lain, permintaan kartu kredit mengalami perlambatan dengan SBT sebesar 30,18 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Berdasarkan sektoral, peningkatan penyaluran kredit baru paling tinggi terjadi pada sektor Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi dengan SBT 91,86 persen. 

Selanjutnya disusul sektor Jasa Pendidikan 83,03 persen, Industri Pengolahan 73,78 persen, Konstruksi 73,37 persen, serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 70,09 persen.

Bank sentral juga memperkirakan tren pertumbuhan kredit baru masih akan berlanjut pada kuartal III-2026. Proyeksi tersebut tercermin dari SBT kredit baru yang diperkirakan tetap tinggi di level 84,65 persen.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya