Berita

Kuasa hukum Febrie Adriansyah, Hotman Paris di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: Puspenkum Kejagung)

Hukum

Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf ke Wartawan

SENIN, 20 JULI 2026 | 12:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan dan organisasi profesi pers setelah ucapannya dalam konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menuai kecaman.

Permintaan maaf itu disampaikan Hotman melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, Senin, 20 Juli 2026.

"Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya. Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan 'lo punya otak gak sih?'," katanya.


Sejumlah organisasi wartawan sebelumnya mengecam sikap Hotman yang dinilai arogan dan merendahkan profesi jurnalis saat menjawab pertanyaan awak media di Gedung Kejaksaan Agung, Jumat, 17 Juli 2026. 

Selain melontarkan kalimat "lo punya otak enggak sih?", Hotman juga sempat meminta wartawan untuk "shut up" dan menyebut jurnalis sebagai "pengecut" jika tidak berani mengajukan pertanyaan ke Mabes Polri.

Menanggapi polemik tersebut, Hotman menjelaskan ucapannya terlontar karena terbawa emosi saat menghadapi pertanyaan beruntun dari wartawan.

Menurutnya, pertanyaan pertama berkaitan dengan dugaan adanya hidden agenda atau agenda tersembunyi dari suatu institusi dalam penanganan perkara mantan Jampidsus. Saat itu, ia mengaku sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui dan tidak memiliki kapasitas untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Namun, sebelum penjelasannya selesai, wartawan kembali melontarkan pertanyaan lain sehingga membuat emosinya terpancing.

"Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak balik mengatakan saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, 'kamu punya otak gak sih?'. Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin bertanya apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum," kata dia," jelasnya.

Meski demikian, Hotman mengakui ucapannya tidak semestinya disampaikan dan tetap menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan yang hadir maupun seluruh organisasi wartawan di Indonesia.

"Tapi terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama sama emosional, tetap saya mengatakan permintaan maaf kepada wartawan tersebut dan kepada seluruh organisasi wartawan seluruh Indonesia karena selama ini saya juga sangat dekat kepada semua wartawan," ujar Hotman," ungkapnya. 

Hotman menegaskan tidak memiliki niat untuk menghina profesi jurnalis. Menurutnya, emosi muncul semata karena terus-menerus mendapat pertanyaan yang tidak dapat dijawabnya.

"Cuma karena diberondong dengan dua pertanyaan yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab karena saya tidak punya kapasitas menjawab, tapi ditanya lagi, ditanya lagi sehingga saya jadi emosional," pungkasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya