Berita

Koordinator Siaga 98, Hasanuddin (Foto: RMOL)

Politik

Siaga 98 Minta Prabowo Periksa Dugaan Kebocoran Informasi Rapat Strategis

SENIN, 20 JULI 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan informasi di lingkungan pemerintah. 

Permintaan itu muncul menyusul laporan Majalah Tempo mengenai dugaan kebocoran informasi dari sebuah pertemuan strategis yang disebut turut membahas nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 (Siaga 98), Hasanuddin, menilai apabila laporan tersebut benar, persoalan utamanya bukan semata isi pembahasan dalam rapat, melainkan bagaimana informasi yang seharusnya bersifat terbatas dapat keluar dan menjadi konsumsi publik.


"Publik berhak mempertanyakan mengapa informasi dari pertemuan yang bersifat strategis dan terbatas dapat bocor. Siapa yang membocorkannya? Pertanyaan ini perlu dijawab melalui evaluasi dan pemeriksaan yang objektif, bukan melalui spekulasi," kata Hasanuddin kepada RMOL, Senin, 20 Juli 2026.

Menurut Hasanuddin, pertemuan yang melibatkan presiden bersama para pejabat tinggi negara semestinya memiliki standar pengamanan informasi yang sangat ketat karena membahas isu-isu strategis pemerintahan.

"Oleh karena itu, jika informasi dari forum tersebut benar-benar bocor, maka hal itu menunjukkan adanya persoalan yang perlu mendapat perhatian serius," tegasnya.

Atas dasar itu, Siaga 98 meminta Presiden Prabowo segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan informasi di lingkungan pemerintahan. Evaluasi tersebut juga mencakup mekanisme pengelolaan dokumen, pengaturan akses terhadap informasi strategis, serta penerapan standar kerahasiaan dalam setiap pertemuan penting.

"Termasuk mekanisme pengelolaan dokumen, akses informasi, dan penerapan standar kerahasiaan dalam setiap pertemuan strategis," ujar Hasanuddin.

Ia menegaskan, evaluasi tersebut penting untuk menjaga integritas tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan informasi yang tergolong rahasia negara tetap terlindungi sesuai prosedur yang berlaku.

"Evaluasi harus dilakukan secara objektif agar kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan tetap terjaga, sekaligus memastikan tidak ada celah kebocoran informasi dalam forum-forum strategis negara," pungkas Hasanuddin.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya