Berita

Sejumlah pemain Argentina terlibat keributan dengan para pemain Spanyol sesaat setelah laga Piala Dunia 2026 usai (Foto: Unggahan akun X @piersemorgan)

Sepak Bola

Ricuh Usai Final Piala Dunia 2026, Pemain Argentina Pukul Kapten Spanyol

SENIN, 20 JULI 2026 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Insiden memalukan mewarnai berakhirnya final Piala Dunia 2026. Sejumlah pemain Argentina terlibat keributan dengan para pemain Spanyol sesaat setelah laga usai, menyusul kekalahan 0-1 yang membuat La Albiceleste gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Ketegangan pecah setelah wasit meniup peluit panjang. Sebelumnya, Argentina harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua pada menit ke-93 dan diusir keluar lapangan.

Saat para pemain Spanyol berlari merayakan kemenangan, pemain pengganti Argentina Nahuel Molina melayangkan pukulan ke arah kapten Spanyol, Rodri. Molina kemudian kembali menghampiri Rodri dengan sikap agresif, namun gelandang Spanyol tersebut memilih menjauh dan tidak membalas.


Kericuhan semakin membesar ketika gelandang Argentina Leandro Paredes menendang Eric García, lalu mendorong bagian leher bek Spanyol tersebut. Dalam insiden yang sama, Paredes juga menjatuhkan Gavi ketika sejumlah pemain Argentina terlibat aksi saling dorong di tengah lapangan.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni berupaya meredakan situasi dengan menarik Eric García menjauh dari kerumunan pemain yang terlibat bentrokan.

Mantan kapten Timnas Inggris, Alan Shearer, mengecam keras tindakan para pemain Argentina. Menurutnya, emosi akibat kekalahan tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan kekerasan di lapangan.

"Paredes melepaskan dua atau tiga pukulan ke arah wajah lawan. Tidak ada tempat untuk tindakan seperti itu. Kami tahu betapa besar arti pertandingan ini bagi mereka dan betapa menyakitkannya kekalahan, tetapi ada cara yang benar untuk menerima kekalahan. Terlalu sering kami melihat reaksi seperti itu dari Argentina. Apa yang terjadi setelah peluit akhir benar-benar buruk," ujar Shearer kepada BBC.

Sepanjang pertandingan, Argentina memang tampil dengan intensitas tinggi. Alexis Mac Allister dan Nicolás Tagliafico sempat lolos dari kartu kuning meski melakukan tekel keras pada babak pertama. Secara keseluruhan, lima pemain Argentina menerima kartu kuning dalam pertandingan yang berlangsung hingga babak tambahan waktu.

Di atas lapangan, Spanyol tampil jauh lebih dominan. Tim Matador menguasai sekitar 65 persen penguasaan bola dan melepaskan 20 tembakan. Sebaliknya, Argentina hanya mampu mencatatkan dua tembakan sepanjang 120 menit pertandingan tanpa satu pun mengarah ke gawang.

Gol tunggal yang membawa Spanyol menang 1-0 sekaligus memastikan mereka menjadi juara Piala Dunia 2026, sementara insiden seusai laga justru menjadi penutup yang mencoreng pertandingan puncak tersebut.


Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya