Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas Pertamina Patra Niaga)

Nusantara

Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Kembali Normal di Sumut

SENIN, 20 JULI 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Elnusa Petrofin (EPN) anak usaha Elnusa Tbk (ELSA) terus memperkuat keandalan operasional distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara khususnya Kota Medan sebagai bentuk komitmen mendukung kelancaran penyaluran energi sesuai penugasan dari PT Pertamina Patra Niaga. Berbagai langkah percepatan operasional telah dijalankan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi serta menjaga ketahanan energi nasional.
 
Peningkatan konsumsi BBM seiring normalnya kembali aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan dan perkantoran, sempat menyebabkan meningkatnya kebutuhan pasokan di sejumlah SPBU. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Elnusa Petrofin melakukan penguatan kapasitas distribusi melalui penambahan armada, personel operasional, serta optimalisasi pengendalian distribusi secara real-time.
 
Dalam mendukung percepatan distribusi, perusahaan menambah jumlah armada operasional melalui skema spot charter sehingga jumlah mobil tangki yang siap beroperasi meningkat menjadi 176 unit. Jumlah tersebut juga termasuk mobil tangki tambahan dari Jakarta maupun lokasi lain yang tiba secara bertahap guna memperkuat kapasitas angkut di wilayah Sumatra Utara.
 

 
Dari sisi sumber daya manusia, perusahaan menambah 41 Awak Mobil Tangki (AMT) dari berbagai wilayah operasional serta mendapat dukungan personel TNI sebagai pengemudi bantuan sehingga total jumlah AMT menjadi 711 personil. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.
 
Optimalisasi distribusi juga dilakukan melalui pemantauan armada secara real-time oleh Road Traffic Control (RTC) serta seluruh Tim Operasi baik yang berada di lapangan maupun di pusat. Pengawasan tersebut difokuskan pada pengendalian Round Trip Hour (RTH) mobil tangki agar perputaran armada semakin cepat dan efektif, sehingga kapasitas penyaluran BBM dapat terus ditingkatkan.
 
Selain itu, Elnusa Petrofin juga mempercepat penanganan armada yang mengalami gangguan melalui penguatan dukungan teknis, penambahan mekanik dari ATPM, penguatan ketersediaan suku cadang, serta penyediaan stok ban siap pakai untuk mempercepat proses perbaikan armada.
 
Untuk mempercepat pemulihan distribusi, operasional SPBU dan Terminal BBM Medan juga dioptimalkan selama 24 jam. Perusahaan turut memberikan dukungan operasional bagi AMT dan personel Fuel Terminal melalui penyediaan kebutuhan pendukung guna menjaga kesiapan dan keberlangsungan operasi di lapangan.
 
Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menegaskan bahwa perusahaan terus mengerahkan seluruh sumber daya terbaik untuk menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.
 
“Keandalan distribusi energi merupakan prioritas utama kami. Elnusa Petrofin bergerak cepat dengan memperkuat armada, personel operasional, sistem pemantauan distribusi, hingga dukungan teknis di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Langkah-langkah ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan energi nasional serta memastikan layanan distribusi berjalan secara aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Doni dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
 
Terkait berbagai informasi yang beredar, Elnusa Petrofin menegaskan bahwa operasional perusahaan tetap berjalan normal dan kondusif. Perusahaan juga terus menerapkan penegakan disiplin terhadap setiap pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh personel operasional sesuai ketentuan yang berlaku, sembari memperkuat kapasitas SDM melalui proses rekrutmen dan penambahan personel baru.
 
Saat ini, operasional Terminal BBM Medan berjalan normal dan penyaluran BBM di SPBU wilayah Medan berangsur kembali normal. Elnusa Petrofin juga terus berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat berjalan lancar dan berkesinambungan.
 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya