Berita

Ilustrasi gempa Venezuela (Foto: AI)

Dunia

Korban Gempa Venezuela Tembus 5.119 Jiwa, IMF Salurkan Bantuan Rp5,6 Triliun

MINGGU, 19 JULI 2026 | 17:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat yang mengguncang pesisir Venezuela pada 24 Juni lalu terus bertambah. 

Mengutip laporan Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, Minggu, 19 Juli 2026, sebanyak 5.119 orang meninggal dunia, sementara 16.740 orang lainnya mengalami luka-luka.

Bencana tersebut juga memaksa sekitar 20.000 warga mengungsi setelah ribuan bangunan di wilayah pesisir hancur akibat guncangan berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi hanya dalam selang satu menit.


Rodriguez mengatakan sebagian besar korban berasal dari negara bagian La Guaira, kawasan yang mengalami tingkat kerusakan paling parah karena menjadi lokasi bandara internasional utama, pelabuhan penting, serta ratusan kompleks apartemen yang ambruk akibat gempa. 

"Kini telah dipastikan 5.119 orang telah meninggal dunia," kata Rodriguez seraya menambahkan, sebagian besar dari 16.740 korban luka kini telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan medis.

Operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung di berbagai titik reruntuhan. Jumlah korban diperkirakan terus bertambah seiring tim penyelamat berhasil menjangkau kawasan-kawasan yang sebelumnya terisolasi pada hari-hari awal pascabencana. 

Otoritas juga mencatat lebih dari 1.300 gempa susulan sejak gempa utama terjadi, memperburuk kondisi masyarakat yang kini bertahan di tempat-tempat pengungsian dengan keterbatasan akses terhadap air bersih dan sanitasi.

Di tengah situasi darurat tersebut, Pemerintah Venezuela mengumumkan telah memperoleh pendanaan darurat sebesar 346 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun dari Dana Moneter Internasional (IMF). 

Bantuan itu akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan mendesak sekaligus mempercepat penanganan korban serta pemulihan wilayah terdampak.

Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, memastikan dana tersebut dicairkan melalui cadangan Venezuela di lembaga keuangan internasional itu. 

Pencairan ini menjadi salah satu bentuk dukungan internasional setelah IMF dan Bank Dunia kembali menjalin hubungan dengan Venezuela pada April lalu, menyusul perubahan pemerintahan di negara tersebut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya