Berita

Anwar Ibrahim. (Foto: Malay Mail/Bernama)

Dunia

Anwar Ibrahim Perintahkan Usir Warga Israel dari Malaysia, Ini Pemicunya

MINGGU, 19 JULI 2026 | 16:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan negaranya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi warga negara Israel. Siapa pun yang terbukti masuk ke wilayah Malaysia dipastikan akan langsung dideportasi.

Sikap keras disampaikan Anwar menyusul mencuatnya dugaan sejumlah warga Israel menyusup ke Malaysia dengan menggunakan dokumen kewarganegaraan ganda.

"Kami sedang menyelidiki. Kami tidak akan mengizinkannya. Jika memang ada, tindakan harus segera diambil. Apabila ada warga negara Israel, mereka akan langsung dideportasi karena kami tidak mengakui Israel," tegas Anwar dikutip dari Malay Mail, Minggu, 19 Juli 2026.


Anwar mengatakan seluruh aparat keamanan dan lembaga terkait kini dikerahkan untuk mengusut tuntas laporan tersebut. Pemerintah, kata dia, tidak akan berkompromi terhadap siapa pun yang diduga melanggar kebijakan Malaysia yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Menurut Anwar, penyelidikan masih berlangsung dan kementerian terkait akan memberikan penjelasan resmi setelah proses pemeriksaan rampung.

"Semua lembaga sedang melakukan penyelidikan. Saya yakin Menteri Pendidikan Tinggi Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir akan memberikan penjelasan," ujarnya.

Kasus mencuat setelah beredar laporan bahwa sejumlah warga Israel diduga memasuki negara bagian Johor menggunakan paspor dari negara lain atau dokumen kewarganegaraan ganda.

Merespons kabar tersebut, Pemerintah Negara Bagian Johor mendesak Kementerian Dalam Negeri bersama seluruh instansi terkait untuk menyelidiki operasional Network School di kawasan Forest City yang diduga melibatkan warga Israel.

Menteri Besar Johor Datuk Onn Hafiz Ghazi mengungkapkan, para peserta diduga menggunakan paspor negara kedua untuk masuk ke Malaysia dan mengikuti program di sekolah tersebut. Dugaan penyamaran identitas itu memicu keresahan publik dan menjadi perhatian serius pemerintah.

Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan klaim bahwa sejumlah warga asing yang memiliki paspor Israel sekaligus kewarganegaraan negara lain berupaya memasuki atau telah berada di Malaysia untuk mengikuti kegiatan tertentu. Hingga kini, otoritas Malaysia masih menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya